Malang, SeputarMalang.Com – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan ekosistem pembinaan sepak bola usia dini di Malang Raya melalui dukungan penuh kepada Malang City Football Academy (MCFA) dan Malang International Football Academy (MIFA).
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, saat ditemui di Kantor Perumda Tugu Tirta, Rabu (18/2). Ia menegaskan bahwa potensi bibit atlet sepak bola di Malang Raya sangat besar, namun membutuhkan penguatan ekosistem yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Sepak bola hari ini bukan hanya soal kesehatan atau prestasi semata. Kita harus open mind. Sepak bola bisa menjadi bagian dari penguatan daya dukung pembangunan daerah,” tegas Priyo Sudibyo.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perumda Tugu Tirta memandang bahwa tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat tidak terbatas pada penyediaan air minum, melainkan juga mencakup dukungan terhadap aktivitas produktif dan progresif yang berdampak luas bagi pembangunan Kota Malang.
Dalam bentuk konkret, Perumda Tugu Tirta menyediakan fasilitas lapangan sepak bola yang berada di kawasan kantor perusahaan untuk dimanfaatkan sebagai pusat latihan rutin pembinaan usia dini MCFA dan MIFA. Fasilitas tersebut juga akan mendukung penyelenggaraan Liga Grassroots 2026. Selain itu, Tugu Tirta juga mendukung terlaksananya kegiatan Milk Life Soccer 2026 di Kota Malang.
“Perumda Tugu Tirta adalah milik seluruh masyarakat Kota Malang. Maka seluruh hasil kerja kami juga harus kembali untuk kepentingan masyarakat, dalam arti yang lebih luas,” tambah Priyo.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Perumda Tugu Tirta dalam memperkuat ekosistem olahraga di Malang Raya, tidak hanya di cabang sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lainnya.
Sementara itu, Direktur Utama MCFA, Wahyu Eko Setiawan (Sam WES), menyampaikan apresiasi atas dukungan strategis yang diberikan Perumda Tugu Tirta. Menurutnya, fasilitasi pemanfaatan lapangan ini menjadi solusi konkret dalam membangun fondasi pembinaan sepak bola usia dini yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Komitmen Pak Dirut Tugu Tirta sangat kuat dan konsisten dalam membangun ekosistem olahraga di Malang Raya. Dukungan ini menjadi energi baru bagi kami untuk membangun pembinaan grassroots secara lebih sistematis,” ujar Sam WES.
Ia menegaskan bahwa keberadaan MCFA dan MIFA merupakan hasil kolaborasi multipihak, baik dari dalam maupun luar Malang Raya, termasuk dukungan tokoh dan legenda sepak bola nasional. Saat ini, MCFA dan MIFA tengah membangun fondasi kerja sama jangka panjang guna menghadirkan sistem pembinaan yang profesional dan terintegrasi.
Ketua Dewan Pembina MCFA, Prof. Muhammad Bisri, juga menekankan pentingnya keterbukaan dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun kemajuan bersama.
Kolaborasi antara Perumda Tugu Tirta, MCFA, dan MIFA ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun ekosistem sepak bola Malang Raya yang tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat kontribusi olahraga terhadap pembangunan daerah secara berkelanjutan.










