Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Opini

A K A R

Wahyu Eko Setiawan by Wahyu Eko Setiawan
20 Februari 2026
A A
0
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist

Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist

0
SHARES
3
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

SeputarMalang.Com – Apa jadinya jika pohon tanpa akar? Pasti roboh! Kenapa akar sangat penting untuk diperhatikan? Pohon yang tumbuh, apapun pohonnya, jika akarnya menjadi busuk, maka bisa dipastikan pohon tersebut bakal mati. Sekuat dan setinggi apapun sebuah pohon, jika akarnya sudah busuk dan melapuk, cepat atau lambat pohon tersebut pasti mati lalu roboh. Demikian juga dalam berbagai hal di kehidupan ini. Termasuk dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Masyarakat yang akarnya menjadi rusak, busuk dan lapuk, pasti cepat atau lambat bakal roboh dan hancur lebur. Juga ketika sebuah bangsa dan negara, yang akarnya menjadi rusak, busuk dan lapuk, pasti cepat atau lambat bakal roboh dan hancur lebur.

Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist

Dengan mengetahui makna dan filosofi AKAR, sekarang cobalah lihat sekeliling kehidupan kita. Tidak perlu terlalu jauh atau terlalu tinggi. Coba tengok akar-akar di dalam keluarga diri kita masing-masing. Akar-akar yang berupa nilai-nilai keluhuran dan kemuliaan hidup, termasuk Adab dan Adat Istiadat, apakah semakin rusak dan melapuk? Atau masih kuat menancap dan tumbuh subur? Bisa kita pastikan, di dalam keluarga yang akar-akarnya kuat, pastilah mampu tumbuh sehat dan subur. Meskipun situasi dan kondisi di luar keluarga sedang tidak baik-baik saja. Demikian juga sebaliknya, ketika di dalam keluarga yang akar-akarnya sudah rusak, membusuk dan lapuk, pastilah hanya menunggu keluarga tersebut roboh dan hancur berantakan.

Akar adalah Hukum Alam. Sebuah keniscayaan. Siapapun dan apapun yang tidak mempunyai akar-akar yang kuat, pastilah mudah dirobohkan dan dihancur leburkan. Program kerja apapun, jika tidak mempunyai akar-akar yang kuat, pasti roboh dan hancur lebur. Itu Hukum Alam. Bukan sulapan. Dan Hukum Alam tidak akan pernah bisa dimanipulasi oleh siapapun. Bisa dibuktikan, siapapun yang mencoba memanipulasi Hukum Alam, pasti akan mendapatkan kehancuran. Pasti ada waktunya untuk dihukum dengan seadil-adilnya. Tanpa toleransi. Tanpa remisi. Juga tanpa amnesti maupun abolisi. Dibayar Tunai oleh Hukum Alam.

SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT

Dengan selalu mengingat Hukum Alam tentang AKAR, maka sebenarnya kita sedang belajar untuk selalu membumi. Setinggi apapun kita terbang, pasti turun atau jatuhnya ke bumi juga. Berlomba-lomba naik ke puncak dan cita-cita setinggi apapun, pasti turun dan jatuhnya juga ke bumi. Kembali ke Akar. Orang-orang yang lupa daratan/ lupa diri, ketika dirinya sedang naik atau berada di puncak, pasti akan diadili oleh Hukum Alam. Cepat atau lambat, itu hanyalah soal waktu. Hukum Alam adalah Sebuah Kepastian. Dan kepastiannya, tidak ada ruang sedikitpun untuk tawar menawar. Selalu diadili dan dibayar tunai oleh Hukum Alam.

Pada kehidupan bermasyarakat, yang dibangun dari akar-akar kehidupan keluarga yang harmonis, berbudi luhur dan beradab, pastilah menjadi ruang kehidupan bersama yang membahagiakan dan memuliakan. Demikian juga dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, yang dibangun dari kehidupan bermasyarakat yang berbudaya, beradab dan berbudi luhur, pastilah menjadi bangsa dan negara yang kuat menghadapi tantangan apapun. Baik tantangan dari dalam negeri, maupun tantangan dari luar negeri. Sekarang, coba tengok bagaimana bangsa dan negara kita? Bagaimana kehidupan bermasyarakat yang ada di sekeliling kita? Lalu, bagaimana dengan  kehidupan keluarga kita sendiri? Apakah ada akar-akarnya yang semakin rusak, membusuk dan lapuk? Atau, justru akar-akar yang ada di dalam diri kita sendiri yang semakin rusak, membusuk dan lapuk?

Lantas, bagaimana jika seorang pemimpin, baik pemimpin keluarga, pemimpin masyarakat, pemimpin organisasi hingga pemimpin bangsa dan negara, yang ternyata di dalamnya dirinya akar-akarnya sudah semakin rusak, membusuk dan lapuk? Apa dampaknya terhadap kelestarian lingkungan alam? Apa bahayanya bagi kehidupan kita semuanya?

Semakin banyak para pemimpin, mulai dari level terendah sampai level tertinggi, yang membicarakan Pohon, Buah, Bunga, Daun, Cabang, Ranting dan lain-lain sebagainya, yang tampak dari luarnya saja. Tapi semakin lupa membahas perihal akar-akarnya yang tidak tampak dari luar. Sehingga, semakin banyak yang akar-akarnya membusuk, rusak dan melapuk. Semakin banyak yang kehilangan akar-akarnya, dan hidupnya fatamorgana di awang-awang belaka. Tanpa menyadari, bahwa justru semua fatamorgana dan awang-awang yang dibicarakannya, semua buah, bunga, daun, cabang, ranting dan lain sebagainya, adalah sebuah kesia-sian pada akhirnya. Karena semuanya tidak punya akar-akarnya. Hingga pada akhirnya, Hukum Alam akan mengadili dengan seadil-adilnya. Tanpa kompromi. Tanpa permisi. Tanpa basa-basi. Kelak, pasti dibayar lunas oleh Hukum Alam.

Sekarang, bagaimana dengan akar-akar yang ada di dalam diri kita masing-masing? Masihkah kita mempunyai akar? Sudah rusakkah akar di dalam diri kita masing-masing? Semakin membusukkah? Atau justru diri kita sebenarnya sudah roboh dan tumbang. Sudah kalah dari kehidupan. Sehingga, sudah hanya tinggal menunggu Tuhan Yang Maha Kuasa memanggil, “sekarang, saatnya kamu pulang! “

Tags: akarngopiniOpini SeputarMalang
SendShareShare
Wahyu Eko Setiawan

Wahyu Eko Setiawan

Pendiri Sekolah Pancasila Pendiri Sekolah Budaya Tunggulwulung Kepala Biro Riset Komunikasi Publik Javasatu Penulis Buku Biografi Media Massa Strategist & Analist Kontak: 081 333 444 571

Related Posts

Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Si Juhan dan Tantangan Parsel Lebaran

by Wahyu Eko Setiawan
11 Februari 2026
11
Mujahadah Akbar 100 Tahun NU di Stadion Gajayana Kota Malang, 7-8 Februari 2026
Opini

Satu Abad Stadion Gajayana dan Khidmat Seratus Tahun NU: Nostalgia Sosial dan Peradaban

by Abdillah
8 Februari 2026
152
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Data-data Kecil yang Meruntuhkan Negara

by Wahyu Eko Setiawan
6 Februari 2026
12
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Potensi Sepak Bola di Malang Raya

by Wahyu Eko Setiawan
6 Februari 2026
38
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Trial By The Public Opinion

by Wahyu Eko Setiawan
3 Februari 2026
21

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist

A K A R

20 Februari 2026
3
Perumda Tugu Tirta Ambil Peran Strategis Bangun Ekosistem Sepak Bola Malang Raya Bersama MCFA & MIFA

Perumda Tugu Tirta Ambil Peran Strategis Bangun Ekosistem Sepak Bola Malang Raya Bersama MCFA & MIFA

18 Februari 2026
44
Peneliti China Dalami Isu Pemberdayaan Pekerja Migran di Malang Raya

Peneliti China Dalami Isu Pemberdayaan Pekerja Migran di Malang Raya

15 Februari 2026
17
Loka WIsata, Penutupan KKN-T Unira Malang Semester Ganjil 2025/2026

Gebyar Penutupan KKN-T 2026 Unira Malang Gelar Expo Loka Wisata

14 Februari 2026
35
Indonesia Eximbank Bantu Ekspor Pengusaha Malang Lewat Aplikasi Komodoin

Indonesia Eximbank Bantu Ekspor Pengusaha Malang Lewat Aplikasi Komodoin

12 Februari 2026
49

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Tentang

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema