Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Lokasi Nasional

Respons Krisis Nasional, Jajaran Tokoh Bangsa Gelar Diskusi Mendalam

Kembali ke Akar: Spiritualitas dan Ketahanan Keluarga sebagai Solusi

Kontributor by Kontributor
2 September 2025
A A
0
Diskusi Mendalam di Kediaman Gus Raden Arya Pradana, Kotagede

Diskusi Mendalam di Kediaman Gus Raden Arya Pradana, Kotagede

0
SHARES
39
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

SeputarMalang.Com, Yogyakarta – Di tengah gejolak sosial yang melanda negeri, sebuah pertemuan penting yang mempertemukan para tokoh dari berbagai latar belakang digelar di kediaman tokoh spiritual Yogyakarta, Gus Raden Arya Pradana, ST., Senin (1/9/2025) malam. Forum yang bertajuk silaturahmi kebangsaan ini secara khusus membahas keprihatinan atas situasi nasional dan mencari akar solusi untuk memulihkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pertemuan yang berlokasi di Jalan Retno Inten, Kotagede, ini dihadiri oleh jajaran tokoh terkemuka. Tampak hadir Prof. Dr. Phil. K.H. M. Nur Kholis Setiawan yang bertindak sebagai pemantik diskusi, didampingi purnawirawan perwira tinggi TNI Dr. H. Herwin Suparjo, SH, MSi., dan ulama karismatik Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar (hadir secara daring).

Turut hadir melengkapi forum diskusi, para pemikir dan pemimpin umat dari berbagai daerah, di antaranya DR. KH. Mujab Mashudi, M. Th.I (Robitoh Ma’ahid Islamiyah), Dr. H. Sofia Nur (Ketua Paguyuban Trah Syekh Baidowi, Purworejo), Gus Ki Mujiono Siswocarito (Ketua Paguyuban Dalang Banyumas), Gus Ujang Chanavy (Santripreneur), Dr. Ali Sodiq (Ketua Paguyuban Alumni Jogja, Jawa Timur), Prof. Imam Mahalli (Pesantren Bumi Cendekia, Yogyakarta), K.H Abdul Karim Mahfudz dari Lampung, serta pengusaha Setyo Prajanto dari Yogyakarta.

Refleksi Keprihatinan dan Panggilan Introspeksi

Sebagai tuan rumah, Gus Raden Arya Pradana membuka forum dengan ucapan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam serangkaian aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan. Ia menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk menahan diri dan melakukan introspeksi massal.

Diskusi Mendalam di Kediaman Gus Raden Arya Pradana, Kotagede
Diskusi Mendalam di Kediaman Gus Raden Arya Pradana, Kotagede

“Seleksi alam dan seleksi Allah saat ini sedang bekerja. Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai,” ujarnya. “Penjarahan rumah petinggi negara mencerminkan betapa kecewanya masyarakat. Ini harus menjadi pijakan agar kita semua menjadi lebih baik lagi.”

Mendiagnosis Penyakit Bangsa: Ekosistem, Budaya, dan Mentalitas

Diskusi yang dimoderatori oleh Prof. Nur Kholis Setiawan dengan cepat masuk ke jantung persoalan. Dr. H. Herwin Suparjo, SH, MSi., memberikan analisis tajam dari perspektif pertahanan dan intelijen. Menurutnya, masalah utama bukan terletak pada pemimpin puncak, melainkan pada “ekosistem” politik yang belum sehat.

“Sehebat apapun pemimpin, jika tidak didukung oleh semua komponen secara kolektif, akan berat. Rekrutmen di lembaga eksekutif dan legislatif yang terkadang lebih mengutamakan popularitas atau finansial ketimbang kapabilitas menciptakan ketimpangan kebijakan,” analisisnya.

Perspektif budaya disampaikan dengan berapi-api oleh Gus Ki Mujiono Siswocarito. Menurutnya, bangsa ini sedang sakit karena kehilangan tiga hal fundamental: sosok panutan yang dihormati, pengetahuan akan sejarah yang lurus, dan kecintaan pada budaya luhur sendiri. “Kita lebih bangga dengan budaya luar, padahal leluhur kita sudah mewariskan nilai-nilai luar biasa untuk membangun negara,” katanya.

Sementara itu, Prof. Imam Mahalli menyoroti dampak media sosial yang kerap menjadi pemicu kemarahan publik tanpa diimbangi oleh literasi digital yang cukup. Hal ini, menurutnya, diperparah oleh sistem pendidikan yang belum konsisten menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter.

Kembali ke Akar: Spiritualitas dan Ketahanan Keluarga sebagai Solusi

Setelah membedah masalah, forum merumuskan bahwa solusi harus dimulai dari fondasi paling dasar. DR. KH. Mujab Mashudi, M. Th. I, mengusulkan pentingnya menggaungkan kembali spiritual leadership. “Kebaikan-kebaikan agung yang ada dalam setiap keyakinan dan agama harus dibawa ke ruang publik, ke tempat kerja. Ini akan menciptakan harmoni,” tuturnya.

Gagasan ini disambut oleh Setyo Prajanto, yang dari sudut pandang pengusaha melihat pentingnya karakter dan etos kerja yang kuat, yang menurutnya bisa dibentuk melalui pendidikan berbasis spiritual dan kedisiplinan.

Sebagai penutup, seluruh peserta menyepakati pandangan Gus Raden Arya Pradana bahwa ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan keluarga. Pendidikan adab, rasa hormat kepada orang tua, dan penanaman nilai-nilai luhur di rumah adalah benteng pertama dan utama dalam menghadapi berbagai gempuran yang dapat memecah belah bangsa. Pertemuan ini diharapkan menjadi sumbangsih pemikiran dari akar rumput untuk para pengambil kebijakan di tingkat nasional. [maa]

Tags: RMIYogyakarta
SendShareShare
Kontributor

Kontributor

Related Posts

Insan Abdirohman, selaku Direktur Pengembangan Budaya Digital Kementrian Kebudayaan RI
Nasional

Bersama Bakorwil III Malang, Direktur Pengembangan Budaya Digital Kemnbud RI Akan Merayakan Hari Keris Nasional 2026

by Wahyu Eko Setiawan
13 April 2026
85
Dok. Bakorwil III
Nasional

Asep Kusdinar: Kunci Prestasi Bakorwil III Malang adalah Akuntabilitas Anggaran

by Wahyu Eko Setiawan
9 April 2026
57
Suasana Stadion Gajayana Menjelang Gelaran Reunian Legenda Sepakbola Indonesia
Nasional

Rayakan 1 Abad Stadion Gajayana Kota Malang: 100 Legenda Reunian Nyalakan Spirit Persatuan dan Kolaborasi

by Wahyu Eko Setiawan
18 Januari 2026
81
Company Visit HMPS Unira Malang 2025
Agenda Kampus

Company Visit ke BMT Sidogiri, Mahasiswa Perbankan Syariah Unira Mendapatkan Paparan Kunci Sukses LKMS Kelas Dunia

by Abe
26 November 2025
55
Serap Aspirasi Anggota DPR-RI FPKB
Nasional

Refleksi Harlah Ke-27 PKB, Cak Udin: Jaga Loyalitas dan Tingkatkan Gotong Royong

by Abe
27 Juli 2025
25

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Leadership

Hijrah sebagai Perjalanan Spiritualitas dan Perubahan Sosial

16 Juni 2026
69
Dok. Bakorwil Malang

Kepala Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Sidak Pasar Klojen

29 Mei 2026
56
Puasa sebagai Aktivasi Nyawiji

Spiritualitas Jawa, Idul Kurban, dan Tradisi Sufistik

26 Mei 2026
52
Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar

Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan melalui Green Forestry dan Green Economy

25 Mei 2026
50
Santripreneur Agro, PP An-Nur 1 Bululawang Kab. Malang

Kolaborasi PP An-Nur 1 dan Unira Malang Dorong Inovasi Pertanian Santri

23 Mei 2026
65

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema