Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Pelayanan Publik

Mei Dias, Potret Kemiskinan dan Dampak Percerian di Negeri ini

Anak Dipasung dan Dibiarkan Telanjang oleh Sang Nenek

Abe by Abe
7 Oktober 2018
A A
0
0
SHARES
34
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Tuban, SeputarMalang.Com  –  Dalam kunjungan kerja di pantura ujung barat Propinsi Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur, menyempatkan mengunjungi langsung seorang anak bernama Mei Dias Jati Irawan (7 tahun), warga Dusun Mulahan, RT 02 RW 02 Desa Mulahan, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Yang menurut informasi, anak tersebut dipasung dan dibiarkan telanjang oleh sang nenek, yang bernama Sumirah di rumahnya.

Begitu tiba di rumah Sumirah, Gus Ipul yang didampingi Ir. Budi Wiyana, M.Si Sekretari Daerah Tuban, memastikan bahwa informasi itu salah. Pasalnya, Mei Dias sedang dipangku oleh sang nenek dan memakai pakaian lengkap. Penasaran dengan berita tersebut, Gus Ipul langsung meluruskannya kepada Sumirah.

“Mbah, saya tadi pagi membaca berita di koran. Apakah benar cucunya yang ganteng ini dipasung?” Tanya Gus Ipul sapaan Wagub Jatim ini.

Sumirah menjelaskan bahwa berita itu tidak benar. Sang cucu hanya diikat sementara saja ketika dirinya keluar rumah untuk berbelanja, bekerja mencari rumput, atau melakukan kegiatan yang membutuhkan fokus penuh. Contohnya memasak, mencuci, dan membersihkan rumah.

“Mengapa harus diikat? Karena cucu saya sejak kecil menderita bisu, tuli, hiperaktif, dan keterbelakangan mental. Saya mengikatnya karena ingin melindungi cucu saya, saya takut cucu saya lari keluar rumah dan terjadi sesuatu. Kan rumah saya diatas gunung, banyak bebatuan. Jika urusan saya sudah beres, saya langsung lepas ikatannya” kata Si Nenek.

Lebih lanjut Sumirah menjelaskan, orang tua Mei Dias sudah bercerai, sang ayah sudah menikah lagi dan sang ibu (yang merupakan anaknya) bekerja di Surabaya. Jadi hanya dirinya sendiri yang merawat sang cucu, terkadang pamannya Mei Dias datang ke rumah untuk membantu mengawasi.

Melihat Mei Dias dengan kondisi seperti itu, Gus Ipul langsung memerintahkan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, untuk berkoordinasi dan memeriksakan kesehatan Mei Dias. Jika tidak ada kendala, Mei Dias akan disekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) agar mendapat pendidikan yang layak.

Gus Ipul juga memastikan, Mei Dias sudah dirawat dengan baik oleh pemerintah, pasalnya dari kecil Mei Dias sudah rutin mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dari Pemkab Tuban. Bahkan, Mei Dias juga telah mendapat kartu BPJS Kesehatan.

“Jadi saya luruskan, berita itu tidak benar. Anda lihat sendiri kondisi anaknya, ini bukan dipasung. Kedepan kami akan kawal nasib Mei Dias agar mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan di SLB atau gurunya yang datang kesini entah itu tiga hari, atau seminggu sekali. Yang terpenting, anak ini mendapatkan pendidikan yang layak” ujar Gus Ipul dihadapan wartawan dan warga sekitar.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Tuban, Saiful Kepala Dinas Sosial Tuban, Nur Jannah, Kapolres Tuban, Kabid Perawatan RSJ Menur, Adi Suwito, dan para wartawan yang diajak untuk menyaksikan secara langsung kondisi Mei Dias.

Nawak, cerita Mei Dias adalah potret kemiskinan dan dampak perceraian. Semoga potret ini tidak semakin banyak di negeri ini.

Tags: BPJSSLB
SendShareShare
Abe

Abe

Related Posts

Dok. SMC Proo
Jatim

Kepala Bakorwil Malang: Sekolah Rakyat Jadi Jalan Pemerataan Pendidikan

by Kontributor
18 Agustus 2026
7
Dok. SMC Pro
Jatim

Bakorwil Malang Dukung Program Pembebasan Pajak Kendaraan

by admin smc
7 Agustus 2026
9
Dok. SMC Pro
Jatim

Bakorwil Malang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, MJC Disiapkan Jadi Ekosistem Pengembangan Talenta Digital Jawa Timur

by admin smc
7 Agustus 2026
10
Dok. SMC Pro
Jatim

Malang Raya Megapolitan: Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

by Kontributor
4 Agustus 2026
20
Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan dan Koridor Selatan Jawa Timur
Pemerintahan

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan dan Koridor Selatan Jawa Timur

by Kontributor
23 Juli 2026
8

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dok. Tim PKM Unira Malang

Unira Malang Dorong Petani Blitar Terapkan Zero Waste Farming Berbasis Melon

19 Agustus 2026
6
Punakawan Merdeka

Punokawan Merdeka Hidupkan Kembali Ludruk sebagai Ruang Kritik dan Budaya

18 Agustus 2026
4
Dok. SMC Proo

Kepala Bakorwil Malang: Sekolah Rakyat Jadi Jalan Pemerataan Pendidikan

18 Agustus 2026
7
Unira Malang Serahkan ISYARA, Media pembelajaran untuk Anak Tuli

Unira Malang Serahkan ISYARA, Media Pembelajaran Digital untuk Anak Tuli di RQST Malang

16 Agustus 2026
50
Dok. SMC Pro

Bakorwil Malang Dukung Program Pembebasan Pajak Kendaraan

7 Agustus 2026
9

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema