Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Pelayanan Publik

Specific Grant Diusulkan untuk Kebijakan Transfer Dana Desa

Dana Desa Memberilkan Multiplier Effect bagi Masyarakat Desa

Abe by Abe
5 Juli 2017
A A
0
0
SHARES
22
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Surabaya, SeputarMalang.Com  –  Kebijakan transfer penyaluran dana desa menggunakan spesific grant. Kebijakan ini penting dilakukan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya beli masyarakat desa.

Demikian disampaikan Pakde Karwo sapaan akrab Dr. H. Soekarwo Gubernur Jatim saat membuka rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan penyaluran dana alokasi khusus (DAK) fisik triwulan I dan dana desa tahap I serta persiapan penyaluran DAK Fisik tahap II di Aula Majapahit Kantor Wilayah Perbendaharaan (Kanwil PBN) Prov. Jatim, Jl. Indrapura No. 5, Surabaya, Rabu (5/7/2017).

Pakde Karwo menjelaskan, dengan pola specific grant maka alokasi dana desa bisa dibagi menjadi 60 persen pembangunan fisik dan 40 persen untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian akan terjadi keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pertumbuhan daya beli masyarakat. “Jalan-jalan desa banyak yang di paving namun pavingnya beli di kota, sehingga dananya justru pindah ke kota. Seharusnya dana desa ini bisa memberilkan multiplier Effect bagi masyarakat desa,” ungkap Pakde Karwo.

Ditambahkan, implementasi penyaluran dana desa selama ini menggunakan metode block grant atau diserahkan kepada kepala desa (kades). Sehingga, pengalokasian dana desa dominan untuk pembangunan infrastruktur atau fisik, sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat relatif kecil. “Berdasarkan survey yang dilakukan Pak Presiden di Tuban 82 persen dana desa digunakan untuk pembangunan fisik, bahkan di Jatim hampir 84 persen untuk fisik,” terang Pakde Karwo.

Pakde Karwo juga mengusulkan, agar kades tidak lagi menjadi penanggungjawab utama anggaran, karena banyak tugas-tugasnya dalam memberikan pelayanan pada masyarakat terganggu. Menurutnya, penanggujawab dana desa bisa diserahkan pada sekretaris desa (sekdes) selaku aparatur sipil negara (ASN). “Dana desa di Jatim sudah ditransfer ke 30 kabupaten/ kota, namun saat ini belum diketahui pasti berapa realisasinya. Oleh sebab itu peran sekdes harus dimaksimalkan untuk membantu administrasi pertanggungjawaban dana desa,” tegas Pakde Karwo.

Terkait DAK, perlu adanya bimbingan teknis dalam usulan dan verifikasi penyaringan awal usulan dari dinas/ perangkat daerah. Selain itu juga perlu dibuatkan pedoman verifikasi sebagai acuan Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam melakukan verifikasi usulan DAK.

Pakde Karwo menambahkan, petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan DAK juga perlu segera dibuat dan sebaiknya dikeluarkan oleh Kemenkeu dan Bappenas. Pembuatan juknis tersebut diharapkan terbit setelah koordinasi dengan Kementrian Teknis, sehingga terbitnya bisa bersamaan dengan Perpres tentang rincian APBN. “Yang terpenting harus ada sinkronisasi antara alokasi anggaran pada Perpres tentang rincian APBN dengan realisasi tranfer pendapatan tersebut ke pemerintah daerah,” pungkas Pakde Karwo.

Sementara itu, R. Wiwin Istanti Kepala Kanwil Perbendaharaan Provinsi Jatim menyampaikan bahwa rakor tersebut bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan peran baru kantor pelayanan perbendaharaan negara (KPPN) sebagai penyalur DAK Fisik dan dana desa antara Kanwil Perbendaharaan dengan Pemprov Jatim. Disamping itu, untuk melakukan pemantauan persiapan penyaluran DAK Fisik triwulan II yang akan segera dilakukan.

Wiwin menjelaskan, berdasarkan data yang ada sampai dengan tanggal 10 Mei 2017 DAK Fisik telah disalurkan sebesar Rp.1,24 triliun atau 30 persen dari total pagu DAK Fisik. Sedangkan untuk dana desa sampai dengan tanggal 8 Juni 2017 telah disalurkan sebesar Rp. 3,8 triliun atau 60 persen dari total pagu dana desa. “Kami masih harus memastikan kelengkapan-kelengkapan penyaluran dana desa bisa dilengkapi sesuai waktu atau timeline yang ditetapkan,” terang Wiwin.

Kegiatan ini dihadiri oleh 15 kepala KPPN yang tersebar di Jatim, serta 39 Kepala BKPAD di seluruh Provinsi Jatim.

Tags: Desa MandiriPakde Karwo
SendShareShare
Abe

Abe

Related Posts

Asep Kusdinar Mendampingi Gubernur Jawa Timur dalam Kunjungan Kerja ke BBIB Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (28/6/2026)
Jatim

Kepala Bakorwil Malang: Inovasi BBIB Singosari Jadi Kunci Percepatan Swasembada Daging Nasional

by Kontributor
29 Juni 2026
15
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Pelayanan Publik

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

by Sam Idoeb
26 Juni 2026
24
Dok. Bakorwil Malang
Jatim

Kepala Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Sidak Pasar Klojen

by Kontributor
29 Mei 2026
78
Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar
Jatim

Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan melalui Green Forestry dan Green Economy

by Wahyu Eko Setiawan
25 Mei 2026
57
Perkuat Program ‘Jatim Cerdas’, Bakorwil Malang Gandeng Kampus ABM Gelar Kompetisi Baris-Berbaris Tingkat Jatim
Agenda Even

Perkuat Program ‘Jatim Cerdas’, Bakorwil Malang Gandeng Kampus ABM Gelar Kompetisi Baris-Berbaris Tingkat Jatim

by Kontributor
22 Mei 2026
272

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Seminar Pemberdayaan Psikologis, Prodi Psikologi dan LPPM Unira Malang

Sukses KKN Berawal dari Kesiapan Mental, Prodi Psikologi dan LPPM Unira Malang Hadirkan Guru Besar Psikologi UINSA

9 Juli 2026
11
Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar, Ajak Sekolah Bangun Branding Positif dan Budaya Bermedia Sosial yang Beretika

Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar, Ajak Sekolah Bangun Branding Positif dan Budaya Bermedia Sosial yang Beretika

1 Juli 2026
53
Asep Kusdinar Mendampingi Gubernur Jawa Timur dalam Kunjungan Kerja ke BBIB Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (28/6/2026)

Kepala Bakorwil Malang: Inovasi BBIB Singosari Jadi Kunci Percepatan Swasembada Daging Nasional

29 Juni 2026
15
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

26 Juni 2026
24
Leadership

Hijrah sebagai Perjalanan Spiritualitas dan Perubahan Sosial

16 Juni 2026
90

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema