Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Pelayanan Publik

Wagub : Kades Harus Melek TI

TI untuk Memaksimalkan Potensi Desa

Abe by Abe
2 Maret 2015
A A
0
Gus Ipul : Perkuat Peran Kades

Wakil Gubernur Jatim memberikan sambutan sekaligus materi pada acara pembekalan Kepala Desa di Badiklat Pemprov Jatim Balongsari

0
SHARES
16
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook
Wakil Gubernur Jatim memberikan sambutan sekaligus materi pada acara pembekalan Kepala Desa di Badiklat Pemprov Jatim Balongsari

Surabaya, SeputarMalang.Com  –  Drs. H. Saifullah, Wakil Gubernur Jawa Timur minta para kepala desa untuk melek Teknologi Informasi (TI). Dengan melek TI, maka para kepala desa tersebut dapat memaksimalkan potensi-potensi yang ada di desanya serta mengoptimalkan kinerja perangkat desa.

Hal itu disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim saat memberikan pengarahan pada Diklat Pengembangan Kapasitas SDM Kepala Desa Dalam Mewujudkan Tata Pemerintahan Desa Yang Baik Tahun 2015 di kampus Bandiklat Balong Sari, Surabaya, Senin (2/3/2015).

Gus Ipul mengatakan, sudah saatnya kepala desa (kades) memanfaatkan TI untuk memaksimalkan potensi-potensi di desanya. Contohnya, jika di desa terdapat usaha kreatif dan UKM yang menjadi andalan warga, kemudian potensi lainnya seperti kulinernya, keunikan flora dan fauna, iklim, dan objek wisata yang menjadi daya tarik desa.

“TI dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi-potensi itu, melalui TI, contohnya website, desa akan lebih terkenal dan masyarakat luas akan berdatangan. Karena itu, di era modern ini,  kades sudah harus melek TI dan memanfaatkan TI untuk memajukan desanya dan meningkatkan kesejahteraan warganya” kata Gus Ipul.

Selain itu, TI juga bermanfaat untuk mengupdate informasi data desa secara real time melalui website. Baik data kependudukan, kelahiran, kematian, kondisi tanah, air, cuaca, dan lainnya. Tentu untuk keperluan tersebut, kepala desa harus menganggarkan dana untuk hardware maupun software TI dalam APBD Desa.

Gus Ipul juga minta kades untuk merekrut staf khusus yang mengerti dan menangani TI. “Jadi setiap saat orang itu dapat mengupdate data desa di website, sekali klik web tersebut, kita bisa melihat semua info tentang desa, bagaimana perkembangannya, apa saja masalahnya, dan lainnya” tutur Gus Ipul.

Kinerja perangkat desa juga akan lebih optimal jika menggunakan TI, contohnya pencatatan administrasi, pencetakan lembar/formulir, komunikasi antar perangkat desa melalui messenger, dan pendataan informasi yang disimpan di database. Tentu lebih aman, mudah diakses, cepat, dan praktis jika dibandingkan dengan pencatatan manual lewat buku.

Masih menurut Gus Ipul, diklat ini bertujuan agar kades dapat mengimplementasikan dengan baik UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana kades sebagai pelaksana UU tersebut mendapat amanat untuk mengelola pemerintahan, aset desa sekaligus APBD Desa demi mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan partisipatoris melalui tata kelola desa yang profesional, transparan dan akuntabel.

Sesuai dengan diberlakukannya tersebut, desa akan mendapat kucuran dana untuk pembangunan sebesar 10 persen dari APBN yang bila dirata-ratakan setiap desa se-Indonesia akan mendapat dana sekitar Rp. 1, 4 miliar. Dana tersebut akan dipertanggungjawabkan pengggunaannya.

“Pertanggungjawabannya sangat penting, karena dalam laporan laba ruginya menggunakan model accrual basis yang diharapkan memberikan transparansi dan akuntabilitas. Artinya bukan lagi laporan laba ruginya melibatkan arus kas masuk dan keluar (cash basis), tapi laporan yang dalam laba ruginya tidak melibatkan arus kas masuk dan keluar. Jadi tugas kades ini akan lebih berat” kata Gus Ipul.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Bandiklat Drs. Budi Santosa mengatakan, tujuan diselenggarakannya Diklat yang berlangsung 1-7 Maret 2015 ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM kades agar dapat melaksanakan tugas pembangunan desa, melakukan pembinaan kemasyarakatan di desa lebih baik.

Peserta diklat yang telah memasuki putaran keempat tersebut berjumlah 640 dari kades se-Jatim. Sedangka metode yang digunakan dalam diklat ini adalah memberikan proporsi yang cukup kepada kepala desa melalui tanya jawab, diskusi, simulasi, media pembelajaran elektronik dan visitasi kunjungan lapangan.

Tags: Desa MandiriGus Ipul
SendShareShare
Abe

Abe

Related Posts

Dok. SMC Pro
Jatim

Bakorwil Malang Dukung Program Pembebasan Pajak Kendaraan

by admin smc
7 Agustus 2026
3
Dok. SMC Pro
Jatim

Bakorwil Malang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, MJC Disiapkan Jadi Ekosistem Pengembangan Talenta Digital Jawa Timur

by admin smc
7 Agustus 2026
3
Dok. SMC Pro
Jatim

Malang Raya Megapolitan: Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

by Kontributor
4 Agustus 2026
13
Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan dan Koridor Selatan Jawa Timur
Pemerintahan

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan dan Koridor Selatan Jawa Timur

by Kontributor
23 Juli 2026
5
Dok. SMCPRO
Jatim

Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Digitalisasi Produk

by Kontributor
21 Juli 2026
5

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dok. SMC Pro

Bakorwil Malang Dukung Program Pembebasan Pajak Kendaraan

7 Agustus 2026
3
Dok. SMC Pro

Bakorwil Malang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, MJC Disiapkan Jadi Ekosistem Pengembangan Talenta Digital Jawa Timur

7 Agustus 2026
3
Dok. SMC Pro

Malang Raya Megapolitan: Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

4 Agustus 2026
13
Suasana Sore Hari di Tong Tong Night Market

Tong Tong Night Market 2026 Hadirkan Harmoni Budaya, Kuliner dan Ekraf

31 Juli 2026
13
Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan dan Koridor Selatan Jawa Timur

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan dan Koridor Selatan Jawa Timur

23 Juli 2026
5

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema