Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Balaikota

Pemkot Malang Dinilai Abai Kelola Wisata Gantangan Malang Satu Titik

Dinilai Tak Mampu Optimalisasi Pemanfaatan Aset Publik

Kontributor by Kontributor
22 Oktober 2025
A A
0
Miris Kondisi Papan Reklame Wisata Gantangan Malang Satu Titik

Miris Kondisi Papan Reklame Wisata Gantangan Malang Satu Titik

0
SHARES
127
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Kota Malang, SeputarMalang.Com –  Wisata Gantangan Malang Satu Titik (WGMST) bukan sekadar arena lomba burung, melainkan ikon potensi wisata tematik berbasis komunitas yang mencerminkan karakter warga Malang yang kreatif, guyub, dan cinta lingkungan.

Miris Kondisi Papan Reklame Wisata Gantangan Malang Satu Titik
Miris Kondisi Papan Reklame Wisata Gantangan Malang Satu Titik

Sebagai ikon wisata baru yang diresmikan pada September 2023, dan digadang-gadang sebagai public space masyarakat kota Malang, khususnya para pencinta burung, inisiasi awal Wisata Gantangan Malang Satu Titik sungguhlah menarik, sebuah ide kreatif dari Kota Malang untuk Indonesia. Namun, kini nasibnya jauh dari harapan bersama.

Bahkan fisik bangunan yang memakan puluhan milyar rupiah uang rakyat, miris keberadaannya. Jauh dari kata terawat, rusak. Apalagi menilik eksistensi spirit awal ikon wisata baru tersebut. Ada indikasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang abai akan hal ini.

Jadi tidaklah berlebihan, jika Komunitas penggemar burung berkicau atau Kicaumania Kota Malang mendesak Pemkot Malang segera membuka kembali WGMST yang hingga kini terbengkalai tanpa aktivitas.

Tuntutan ini disampaikan dalam acara Kopdar Utas Kicaumania Kota Malang yang digelar di Café Kue Sara, Jalan Buring, Kota Malang, Selasa (21/10/2025). Kopdar ini dihadiri sejumlah pentolan komunitas pecinta burung di Malang Raya .

Stagnasi Potensi Ekonomi dan Berpotensi Rusaknya Bangunan

SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT

Dalam perspektif manajemen aset daerah WGMST memerlukan pendekatan kolaboratif dan inovatif agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Apabila Pemkot Malang mampu mengelola dan menghidupkan kembali aset ini dengan melibatkan komunitas Kicaumania secara aktif, maka WGMST dapat menjadi model pengelolaan aset publik partisipatif — di mana kebijakan pemerintah berpadu dengan energi masyarakat untuk menciptakan manfaat nyata bagi kota dan warganya.

Dari pantauan tim SeputarMalang.Com, Sejak pergantian kepemimpinan di Pemkot Malang, aktivitas di kawasan tersebut terhenti.

Nurianto, warga Lowokdoro yang merasakan dampak positif langsung dari hadirnya WGMST. Diungkapkan bahwa penutupan atau terhentinya aktivitas di WGMST mengakibatkan putusnya ekosistem ekonomi mikro, yang sebelumnya digerakkan oleh kegiatan teman-teman Kicaumania.

“Yang jelas adanya stagnasi aset publik, di mana fasilitas yang dibangun dengan APBD tidak berfungsi dan berpotensi rusak karena tidak digunakan”, jelasnya.

Ditambahkan Susi Rizandhe, MC lomba burung nasional dan pemilik brand SR Cup, potensi ekonomi dari kegiatan Kicaumania di Kota Malang sangat besar. Ia menilai Pemkot justru mengabaikan peluang tersebut.

“Event Kicaumania bisa menarik peserta dari berbagai daerah dan menggerakkan ekonomi lokal. Tapi sayangnya, Pemkot seperti menutup mata terhadap potensi ini,” kata Susi.

“WGMST seharusnya bisa menjadi daya tarik wisata tematik dan ruang kreatif warga, bukan justru dibiarkan kosong tanpa kegiatan”, lanjutnya.

Jejak Peran IMR pada Wisata Gantangan

Hal senada disampaikan Wijiyono, tokoh yang turut terlibat dalam pembangunan WGMST. Ia menegaskan, sejak awal kawasan tersebut tidak bisa dilepaskan dari kontribusi Independen Malang Raya (IMR) dan kolaborasi komunitas Kicaumania.

“IMR bukan sekadar komunitas, tapi organisasi independen yang jadi wadah Kicaumania Malang Raya. Kami terlibat dari ide hingga pembangunan. Tapi kini seolah dilupakan,” ujar Wijiyono.

Ia menilai, jika Pemkot ingin menghidupkan kembali kawasan Gantangan, seharusnya melibatkan IMR dan Utas Kicaumania agar aspirasi pelaku di akar rumput benar-benar tersalurkan.

“Jangan sampai revitalisasi Gantangan hanya jadi proyek seremonial atau penghabisan anggaran APBD. Harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

IMR Berperan dalam Pembangunan Gantangan

Hal senada disampaikan Wijiyono, tokoh yang turut terlibat dalam pembangunan Wisata Gantangan Malang Satu Titik. Ia menegaskan, sejak awal kawasan tersebut tidak bisa dilepaskan dari kontribusi Independen Malang Raya (IMR) dan kolaborasi komunitas Kicaumania.

“IMR bukan sekadar komunitas, tapi organisasi independen yang jadi wadah Kicaumania Malang Raya. Kami terlibat dari ide hingga pembangunan. Tapi kini seolah dilupakan,” ujar Wijiyono.

Ia menilai, jika Pemkot ingin menghidupkan kembali kawasan Gantangan, seharusnya melibatkan IMR dan Utas Kicaumania agar aspirasi pelaku di akar rumput benar-benar tersalurkan.

“Jangan sampai revitalisasi Gantangan hanya jadi proyek seremonial atau penghabisan anggaran APBD. Harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Optimalisasi Pemanfaatan Aset Publik

Sebagai aset Pemkot Malang, WGMST seharusnya dikelola dengan prinsip optimalisasi pemanfaatan aset publik. Dalam konteks good governance, setiap aset pemerintah daerah perlu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan kepada masyarakat.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unira Malang, Abdillah perlunya penegasan kembali posisi Wisata Gantangan sebagai aset strategis daerah Pemkot Malang.

Menurutnya, beberapa langkah dapat diambil, pertama, reaktivasi kawasan melalui audiensi resmi antara komunitas kicaumania dan Pemkot guna menentukan model kolaborasi baru.

Kedua, penyusunan Rencana Pengelolaan Aset daerah yang mencakup pemeliharaan, pendanaan, dan kegiatan operasional berbasis kolaboratif dengan komunitas.

Ketiga, Peningkatan kapasitas komunitas melalui pelatihan manajemen event, pemasaran digital, dan tata kelola kegiatan berbasis ekonomi kreatif.

“Sehingga diperlukan Kolaborasi lintas sektor. Melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, dan pelaku industri kreatif dalam mengintegrasikan Wisata Gantangan dengan destinasi lain. Misalnya Kampung Warna-Warni, Alun-Alun Tugu, dan Kayutangan Heritage,” punglasnya. [aud]

Tags: Malang Satu TitikWisata Gantangan Malang Satu Titik
SendShareShare
Kontributor

Kontributor

Related Posts

Indonesia Eximbank Bantu Ekspor Pengusaha Malang Lewat Aplikasi Komodoin
ASBF Malang Raya

Indonesia Eximbank Bantu Ekspor Pengusaha Malang Lewat Aplikasi Komodoin

by Sam Idoeb
12 Februari 2026
40
Tiga Pelatih Top Nasional Berbagi Ilmu Kepelatihan Sepak Bola ke Puluhan Pelatih Muda Malang Raya
Sports

Tiga Pelatih Top Nasional Berbagi Ilmu Kepelatihan Sepak Bola ke Puluhan Pelatih Muda Malang Raya

by Kontributor
11 Februari 2026
88
SSB Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Siapkan Jalan ke STY Football Academy
Agenda Even

SSB Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Siapkan Jalan ke STY Football Academy

by Sam Idoeb
7 Februari 2026
173
Dok. Malang City Football Academy
Kota Malang

Prof. Bisri dan Coach Joko Gethuk Buka Program Grassroots Football di Stadion Gajayana

by Wahyu Eko Setiawan
30 Januari 2026
55
Ahmad Fuad Rahman (Ketua Forum Pembauran Kebangsaan/ FPK Kota Malang)
Balaikota

FPK Inisiasi Turnamen Sepak Bola Putri untuk Pembauran Kebangsaan di Kota Malang

by admin smc
22 Januari 2026
49

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Loka WIsata, Penutupan KKN-T Unira Malang Semester Ganjil 2025/2026

Gebyar Penutupan KKN-T 2026 Unira Malang Gelar Expo Loka Wisata

14 Februari 2026
30
Indonesia Eximbank Bantu Ekspor Pengusaha Malang Lewat Aplikasi Komodoin

Indonesia Eximbank Bantu Ekspor Pengusaha Malang Lewat Aplikasi Komodoin

12 Februari 2026
40
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist

Si Juhan dan Tantangan Parsel Lebaran

11 Februari 2026
10
Tiga Pelatih Top Nasional Berbagi Ilmu Kepelatihan Sepak Bola ke Puluhan Pelatih Muda Malang Raya

Tiga Pelatih Top Nasional Berbagi Ilmu Kepelatihan Sepak Bola ke Puluhan Pelatih Muda Malang Raya

11 Februari 2026
88
dok. LPPM Unira Malang

Penguatan Program SIKAP Berbasis Green Religion: Unira Malang Dampingi SLB BC Kepanjen

10 Februari 2026
50

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Tentang

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema