Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran Indonesia

Kawan PMI Malang Soroti Permasalahan Biaya Pelatihan Pekerja Migran di LPK-LN yang Tanpa Koridor Jelas

Sam Idoeb by Sam Idoeb
5 Desember 2024
A A
0
Kawan PMI Malang Soroti Permasalahan Biaya Pelatihan Pekerja Migran di LPK-LN yang Tanpa Koridor Jelas
0
SHARES
90
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Kota Malang, SeputarMalang.Com – Abu Hanifah, Ketua Kelompok Sukarelawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) Malang, mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi oleh calon pekerja migran Indonesia, terutama terkait dengan proses pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja Luar Negeri (LPK-LN). Hal ini diungkapkannya ketika ditemui awak media SeputarMalang.Com pasca melakukan koordinasi di kantor Pos Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Malang, pada 5 Desember 2024.

Abu Hanifah menjelaskan, saat ini calon pekerja migran diwajibkan mengikuti pelatihan di LPK-LN sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya, termasuk pemilihan perusahaan penempatan (P3MI) yang sesuai dengan pekerjaan dan negara tujuan. Namun, ia menyoroti adanya masalah dalam sistem pelatihan yang ada.

“Proses dan biaya pelatihan calon pekerja migran saat ini tidak memiliki koridor peraturan yang jelas, sehingga memungkinkan LPK-LN untuk memainkan waktu dan tarif pelatihan,” ujarnya.

Menurut Abu Hanifah, LPK-LN sering kali mematok tarif pelatihan yang jauh di atas batas kewajaran. Selain itu, ketidaktransparanan mengenai biaya pelatihan menjadi masalah utama. Calon pekerja migran sering kali terjebak dalam situasi di mana mereka harus membayar tarif yang sangat tinggi setelah pelatihan selesai, dengan model pembayaran melalui potongan gaji.

“LPK-LN terkesan memanfaatkan ketidaktahuan, kebutuhan mendesak, serta ketidakmampuan peserta dengan menerapkan tarif tinggi setelah pelatihan selesai,” lanjutnya.

Hal ini, kata Abu Hanifah, telah merugikan banyak pekerja migran yang merasa terjebak dan tidak memiliki pilihan selain membayar biaya yang besar. Sayangnya, Kawan PMI sendiri tidak dapat banyak membantu, karena masalah biaya pelatihan ini berada di luar kewenangan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), melainkan di bawah pengawasan Dinas Tenaga Kerja Provinsi.

SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia Ditarik Biaya Pelatihan yang Tinggi

“Seharusnya ada aturan yang jelas oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi mengenai batas atas biaya ini. Sebagai perbandingan, di BP2MI terdapat keputusan Kepala Badan yang mengatur biaya penempatan pada beberapa negara, sehingga perusahaan penempatan tidak dapat menarik biaya yang terlalu tinggi dan di luar kewajaran”, ujarnya.

Lebih lanjut, Abu Hanifah menekankan pentingnya adanya regulasi yang jelas terkait biaya pelatihan bagi calon pekerja migran. Tanpa adanya aturan yang mengatur batas atas biaya pelatihan, oknum-oknum LPK-LN seringkali memanfaatkan celah ini untuk mencari keuntungan dengan cara yang tidak manusiawi, memberatkan peserta yang ingin bekerja di luar negeri dengan biaya pelatihan yang sangat tinggi.

Kawan PMI Malang berharap di era pemerintahan yang baru ini, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang saat ini dipimpin oleh Abdul Kadir Karding, dapat segera mengeluarkan kebijakan yang mengatur urusan terkait pekerja migran dari hulu ke hilir. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tidak akan ada lagi kerancuan yang membingungkan masyarakat, khususnya di kalangan calon pekerja migran.

Hanifah juga menegaskan, pengelolaan urusan pekerja migran yang terpusat di satu lembaga akan memberikan kemudahan dan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat, serta memberikan pelindungan yang lebih baik bagi para pekerja migran Indonesia.

Tags: BP2MIDisnaker ProvinsiKawan PMIKawan PMI Malang RayaLembaga Pelatihan Kerja Luar Negeri
SendShareShare
Sam Idoeb

Sam Idoeb

Dari Malang untuk Dunia!

Related Posts

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang
Agenda Even

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

by Kontributor
28 April 2026
7
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Sports

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

by Sam Idoeb
27 April 2026
156
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf
MCC

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

by admin smc
26 April 2026
35
Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia
Agenda Even

Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia

by Kontributor
20 April 2026
11
Keren! Baru Berusia 8 Tahun, CEO Cilik Asal Malang Ini Sukses Luncurkan Kudapan Sehat “BloomBite”
Bisnis

Keren! Baru Berusia 8 Tahun, CEO Cilik Asal Malang Ini Sukses Luncurkan Kudapan Sehat “BloomBite”

by Sam Idoeb
5 April 2026
89

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

28 April 2026
7
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
156
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

26 April 2026
35
Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

26 April 2026
19
Semarak 500 Rampag Barong dan Atraksi Jaranan pada Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

TosanAji.id Dukung Perayaan Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

20 April 2026
10

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema