Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Lokasi Nasional

Gus Ipul : Jihad Tidak Perlu Ikut ISIS

Laporan dari Bahtsul Masa-il Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jatim (FMP3) ke-XIX

Abe by Abe
18 Maret 2015
A A
0
Bahtsul Masa-il Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jatim (FMP3) ke-XIX, di PP Putri Hidayatul Mubtadi-aat, Lirboyo Kota Kediri

Bahtsul Masa-il Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jatim (FMP3) ke-XIX, di PP Putri Hidayatul Mubtadi-aat, Lirboyo Kota Kediri

0
SHARES
2
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook
Bahtsul Masa-il Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jatim (FMP3) ke-XIX, di PP Putri Hidayatul Mubtadi-aat, Lirboyo Kota Kediri
Bahtsul Masa-il Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jatim (FMP3) ke-XIX, di PP Putri Hidayatul Mubtadi-aat, Lirboyo Kota Kediri

Kota Kediri, SeputarMalang.Com  –  Jihad tidak perlu ikut ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) ke Syria/ Iraq, tapi cukup duduk bersama membahas masalah agama, hal itu sudah merupakan jihad fi-sabilillah melalui ilmu. Karena  tujuan utama dari Jihad adalah dakwah.

“Umat Islam tidak perlu pergi berjihad ke Iraq/ Syria untuk perang, terlalu jauh, lebih baik berjihad melalui Bahtsul Masa-il,”. Hal itu ditegaskan Gus Ipul pada pembukaan Bahtsul Masa-il Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jatim (FMP3) ke-XIX, di PP Putri Hidayatul Mubtadi-aat, Lirboyo Kota Kediri, Rabu (18/3/2015).

Menurut Gus Ipul, masyarakat tidak perlu mengurusi hal-hal yang jauh, urus saja negara sendiri, bahkan bila perlu negara lain belajar ke Indonesia, karena sekarang negara-negara yang penduduknya mayoritas muslim sedang gelisah karena diguncang peperangan, seperti Afganishtan, Pakistan, Syria, Nigeria, Somalia, Iraq, Yaman.

Di Indonesia khususnya Jatim situasi aman, tenteram, dan damai. Hal itu berkat para Kyai yang berkontribusi menciptakan ketenangan. Semua ini harus dijaga, jangan dirusak. Kalau Indonesia tidak stabil, umat tidak dapat melakukan ibadah dengan baik dan benar. Itulah pentingnya pandangan para ulama di tengah masyarakat.

”Kita mempertahankan tanah air lebih penting sebelum menegakkan syariat. Karena syariat bisa tegak kalau ada tanah airnya. Percuma punya syariat kalau tidak punya tanah air. Banyak contoh bangsa yang tidak punya tanah air (nomaden). Oleh karena itu menjaga tanah air sangat penting. Para Kyai jaman dulu sudah memutuskan bahwa yang penting mempunyai negara yang merdeka dulu baru, memikirkan syariat,” imbuhnya.

Forum Bahtsul Masa-il ini, lanjutnya, merupakan forum latihan bagi para santri, untuk membahas masalah-masalah di tengah masyarakat, karena permasalahan terus berkembang, dan terkadang perkembangannya cepat, bahkan diluar perkiraan. “Melalui forum ini saya harap dapat menghasilkan bahan kajian yang bermanfaat tidak hanya untuk para santri tapi juga masyarakat, dan melahirkan Nyai-Nyai yang hebat,” harap Gus Ipul.

Lahirnya Nahdlatul Ulama (NU), salah satunya berkat pemikiran dan pembahasan dalam forum seperti Bahtsul Masa-il ini. “Dari sinilah dapat dilihat cara pandang yang bersumber dari akidah ahli sunnah wal jama’ah melalui para alim ulama dalam menjawab berbagai hal,” ujar Gus Ipul.

Sementara itu, Ketua FMP3 H Agus Adibussoleh mengatakan, Bahtsul Masa-il yang dibentuk sejak tahun 2003 ini untuk menjalin silaturahmi antar PP Putri se Jatim, bahkan dari PP Kaliwungu Jateng.

SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT

Forum ini merupakan wahana untuk menggali dan mengasah kemampuan santri putri dalam membahas problematika umat yang terjadi saat ini, utamanya yang ada kaitannya dengan perempuan. Selanjutnya bisa memproduk hukum-hukum syar’i, sehingga santri putri tidak hanya sebagai konsumen tapi juga mampu menelurkan hukum.

Bahtsul Masa-il ini merupakan ruh/ jihad dari setiap pondok pesantren. Tujuan utama Jihad adalah da’wah, karena da’wah yang berhasil jika tanpa perang. Karena perang pasti banyak menimbulkan korban, baik harta maupun jiwa. “Saya hasil produk hukum syar’i Bahtsul Masa-il ini nantinya perlu disosialisasikan supaya diketahui umat,” harap Gus Ipul.

Acara yang dihadiri pimpinan Pondok Hidayatul Mubtadi-aat Lirboyo Kota Kediri Muchamad Anwar Manshur, KH Anwar Iskandar, serta para alim ulama ini dilaksanakan dalam rangka Munas III (Himpunan Alumni Santri Pondok pesantren Lirboyo (Himasal) & reuni akbar V Pondok Pesantren Lirboyo ini berlangsung dua hari yaitu tgl 18 – 19 Maret 2015 ini diikuti pengurus PP Putri se Jatim, dan PP Kaliwungu Jateng.

Tags: Gus IpulNU
SendShareShare
Abe

Abe

Related Posts

Insan Abdirohman, selaku Direktur Pengembangan Budaya Digital Kementrian Kebudayaan RI
Nasional

Bersama Bakorwil III Malang, Direktur Pengembangan Budaya Digital Kemnbud RI Akan Merayakan Hari Keris Nasional 2026

by Wahyu Eko Setiawan
13 April 2026
73
Dok. Humas SMKN 8 Kota Malang
Berita Sekolah

Prestasi Gemilang! SMKN 8 Kota Malang Raih Juara di LKS Dikmen Jatim ke-XXXIV

by Abe
10 April 2026
149
Dok. Bakorwil III
Nasional

Asep Kusdinar: Kunci Prestasi Bakorwil III Malang adalah Akuntabilitas Anggaran

by Wahyu Eko Setiawan
9 April 2026
40
Dok. Humas SMKN 8 Kota Malang
Berita Sekolah

Prestasi Membanggakan, 16 Siswa SMKN 8 Kota Malang Lolos SNBP PTN

by Kontributor
3 April 2026
61
Fapet UB Kupas Tuntas Peluang Karier Industri Lewat Bedah Buku Legalitas Usaha
Seputar Kampus

Fapet UB Kupas Tuntas Peluang Karier Industri Lewat Bedah Buku Legalitas Usaha

by Kontributor
18 Maret 2026
24

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Abdillah U. Djawahir, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Keris pada Persimpangan Pusaka dan Investasi

19 April 2026
28
Insan Abdirohman, selaku Direktur Pengembangan Budaya Digital Kementrian Kebudayaan RI

Bersama Bakorwil III Malang, Direktur Pengembangan Budaya Digital Kemnbud RI Akan Merayakan Hari Keris Nasional 2026

13 April 2026
73
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist

Malang Kota Musproh

13 April 2026
53
Vicky Arief Herinadharma - Praktisi Ekonomi Kreatif | Ketua Harian ICCN

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

13 April 2026
137
RUMPIA Puskesmas Rampal Celaket

RUMPIA Puskesmas Rampal Celaket, Inovasi Layanan Kesehatan Cepat dan Humanis di Kota Malang

11 April 2026
24

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema