Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Webinar HMI Cabang Malang: New Normal dan Perspektif Industri Ekonomi Kreatif

Abe by Abe
31 Mei 2020
A A
0
Webinar HMI Cabang Malang: New Normal dan Perspektif Industri Ekonomi Kreatif

Webinar HMI Cabang Malang 2020

0
SHARES
22
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook
Webinar HMI Cabang Malang 2020

Malang, SeputarMalang.Com  –  Ditengah transisi Malang Raya menuju “New Normal” HMI Cabang Malang Bidang Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif menggelar diskusi online bertemakan “Penerapan New Normal dari Perspektif Industri dan Ekonomi Kreatif”. Diskusi ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom, Minggu (31/05/20).

Diskusi yang dimoderatori oleh Fahmi Aziz tersebut, menghadirkan dua narasumber, adalah Fahmi Fauzan (Kepala bidang Industri Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kota Malang) dan Priyo Sudibyo (Ketua Kadin Kab. Malang dan Ketua Dewan Pembina HIPMI).

Dalam diskusi tersebut Sudibyo menyampaikan bahwa seluruh sektor kehidupan hari ini terdampak pandemi COVID-19, terutama disektor ekonomi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Dampak pandemi ini menjadikan daya beli masyarakat menurun, Hal ini dikarenakan  masyarakat hanya membeli kebutuhan primer saja.

“Mereka lebih memilih untuk membeli kebutuhan pokok daripada kebutuhan lainnya,” terang pria yang juga ketua pemuda Pancasila kabupaten Malang ini.

Lebih lanjut, Sudibyo menjelaskan bahwa dirinya melalui Kadin Kabupaten Malang tetap melakukan ikhtiar untuk bisa membantu UMKM keluar dari situasi sulit ditengah pandemi ini.

SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT

Karena memang Bantuan dari  pemerintah juga tidak terlalu berpengaruh. Ketika para pelaku UMKM memiliki tanggungan tidak hutang yang hanya ditunda maka dibelakang mereka juga akan bendol mas, pemerintah harusnya memberikan dispensasi berupa pengurangan jumlah cicilan,” Tutur Sudibyo.

Sementara itu kepala bidang Industri, Fahmi Fauzan dari Dinas Koperasi, Industri dan perdagangan Kota Malang, menyatakan,  pemerintah mengakui bahwa seluruh sektor kehidupan kita terdampak COVID -19, termasuk sektor ekonomi. Dalam hal ini pemerintah juga berada dalam situasi yang dilema, pemerintah juga menginginkan dibukanya kembali kran-kran ekonomi tapi disisi lain penyebaran COVID-19 harus dikendalikan.

Masih menurut Fahmi, Pemerintah hanya bisa melakukan pendampingan-pendampingan kepada pelaku UMKM, dan itupun hanya diberikan ke usaha yang ditengah COVID -19 ini memang menjadi kebutuhan, seperti pembuatan masker dan beberapa usaha sembako lainnya.

“Dalam pembuatan masker, kami memberikan modal bahan baku yang kemudian didistribusikan kepada konveksi, atau penjahit. Kurang lebih dengan 3-4 pekerja. Mereka bisa mendapatkan 1,5 sampai 2,5 juta dan itu cukup untuk menggerakkan mereka. Mungkin untuk pendapatan itu sedikit, tapi untuk motivasi itu besar,” Tandas Fahmi.

“Seperti bantuan social yang sempat kita tangani. Paket sembako isinya ada beras. Beras ini menggunakan dari petani Tasik Madu, gula dan minyak dari pabrik. Mi kering hasil produksi dari Bandulan. Dan juga kering tempe yang menggerakkan industri tempe di Sanan,” ujar Fahmi.

Fahmi juga menjawab terkait bagaimana para pelaku UMKM menghadapi “New Normal”. Pada intinya adalah bagaimana cara berdampingan, hidup bersama dengan bencana (COVID -19). Pada sektor industri harus menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Masing-masing pelaku industri harus menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat. Ada 3 hal yang bisa dilakukan pelaku industri. Terkait proses produksi yang bersih dan standar produksi yang tinggi. Kedua, mengenai distribusi barang, dan bahan baku. Yang terakhir pelayanan konsumen yang baik. Sehingga konsumen yakin telah mengonsumsi barang yang baik,” lanjutnya.

Selain itu Fahmi mengutarakan ide industri yang bisa bertahan dimasa Covid-19. Industri yang paling bisa bertahan adalah industri yang bisa beradaptasi. Para pelaku industri atau UMKM diharapkan bisa memproduksi atau terinspirasi dari COVID -19.

Fahmi Aziz, Pengurus HMI Cabang Malang yang juga mahasiswa Unira Malang sekalu moderator menambahkan bahwa terbangunnya optimisme sebagai bagian dari psychological capital pada publik adalah sesuatu yang urgen agar turunan-turunan dari dampak dari COVID-19 dapat dimitigasi secara kolektif.(*)

Tags: HMIWebinar Malang
SendShareShare
Abe

Abe

Related Posts

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang
Agenda Even

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

by Kontributor
28 April 2026
8
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Sports

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

by Sam Idoeb
27 April 2026
159
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf
MCC

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

by admin smc
26 April 2026
37
Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia
Agenda Even

Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia

by Kontributor
20 April 2026
11
Sosialisasi Halal dan Thoyib kepada Sekolah dan Madrasah dibawah Naungan LP Maarif Kabupaten Malang
Berita Kampus

Dorong Sertifikasi Halal di Sekolah dan Madrasah, LPH Unira Malang Gandeng LP Ma’arif Kabupaten Malang

by Kontributor
19 April 2026
55

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

28 April 2026
8
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
159
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

26 April 2026
37
Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

26 April 2026
23
Semarak 500 Rampag Barong dan Atraksi Jaranan pada Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

TosanAji.id Dukung Perayaan Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

20 April 2026
10

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema