Malang, SeputarMalang.Com – Turnamen Ramadan Malang City Football Academy (MCFA) 2026 Sesi III untuk Kelompok Usia (KU) 12 tahun kembali menghadirkan persaingan sengit. GAMA FA Malang tampil konsisten hingga memastikan gelar juara pertama dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (28/2/2026).
Pada turnamen ini, Bhinneka Indonesia harus puas finis sebagai juara kedua. Rabbani FC menutup kompetisi di posisi ketiga, sedangkan SSB Zayfa Kota Batu menempati peringkat keempat.
Sesi III KU-12 mempertemukan delapan tim yang bersaing memperebutkan podium. Selain empat besar tersebut, persaingan juga melibatkan Arplos Blitar, DU’A FC, Galaxy Wagir, dan SSB Unibraw 82. Sejak fase grup, atmosfer pertandingan berjalan panas namun tetap sportif, dengan perolehan poin dan gol yang saling kejar-mengejar.
Bahkan, penentuan juara Grup A sempat harus ditentukan lewat adu penalti antara Rabbani FC dan Bhinneka Indonesia. Dalam duel tersebut, Bhinneka Indonesia keluar sebagai pemuncak Grup A, sementara Rabbani FC menjadi runner-up.
Memasuki fase penentuan peringkat, format pertandingan mempertemukan juara Grup A melawan juara Grup B untuk perebutan gelar juara 1 dan 2. Laga final pun mempertemukan Bhinneka Indonesia kontra GAMA FA Malang. Sementara itu, perebutan posisi 3 dan 4 mempertemukan runner-up Grup A melawan runner-up Grup B, yakni Rabbani FC menghadapi SSB Zayfa Kota Batu.

Koordinator wasit turnamen, Muhlis Tajudin, menyebut jalannya pertandingan berlangsung kompetitif sejak awal hingga akhir. Ia menilai intensitas laga tidak menurun meski hujan gerimis nyaris menemani sepanjang pertandingan.
“Skor dan gol sangat ketat di dua grup. Anak-anak bermain lepas dan bebas semuanya. Diguyur hujan gerimis, mereka semua tambah senang dan semangat. Alhamdulillah lancar dan sukses semuanya,” ujar Muhlis Tajudin, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh sepak bola Malang Legends.
Hal senada disampaikan koordinator Match Commissioner Turnamen Ramadan MCFA 2026, Gabriella Bella. Menurutnya, semangat bertanding seluruh tim patut diapresiasi karena tetap menyala meski kondisi cuaca tidak sepenuhnya bersahabat.

“Pengalaman yang sangat berharga bagi semua tim. Anak-anak puas bermain lepas. Semuanya fair play, sportif, dan saling respect,” kata Gabriella Bella, yang juga berprofesi sebagai pelatih kiper profesional untuk sepak bola grassroots di MCFA.
Pada prosesi penutupan, trofi juara pertama diserahkan Muhlis Tajudin kepada skuad GAMA FA Malang. Sementara trofi juara kedua diberikan Gabriella Bella kepada Bhinneka Indonesia.
Mewakili panitia pelaksana, Muhlis Tajudin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran turnamen, mulai dari pemain, ofisial tim, wali murid, hingga tim medis Es Teh Anget dan unsur pendukung lainnya. Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi III KU-12 pun ditutup dengan catatan positif: pertandingan seru, persaingan ketat, dan nilai sportivitas yang tetap terjaga.










