Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home MCC

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

admin smc by admin smc
26 April 2026
A A
0
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf
0
SHARES
49
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Malang, SeputarMalang.Com – Pasca ditetapkannya Kota Malang sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Media Arts, keberadaan Malang Creative Center (MCC) kembali menjadi sorotan hangat. Muncul narasi yang menyebut gedung delapan lantai tersebut sebagai beban APBD dan mendorong pemanfaatannya agar lebih dikomersialkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Indonesia Creative Cities Network (ICCN) sekaligus praktisi ekonomi kreatif, Vicky Arief Herinadharma, memberikan pandangan kritisnya. Menurut pria yang akrab disapa Sam Vicky ini, ada kekeliruan logika dalam memandang MCC jika hanya dilihat sebagai aset properti biasa.

“Cara membaca MCC tidak bisa menggunakan logika properti. MCC bukan mall, bukan ruko, bukan gedung sewa. Ia adalah creative public infrastructure yang dibangun untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif,” tegas Sam Vicky.

Investasi Strategis dan Pengakuan Nasional

Vicky menekankan bahwa indikator keberhasilan sebuah creative center tidak bisa hanya diukur dari pendapatan langsung (direct income). Menurutnya, dampak ekonomi jangka panjang seperti lahirnya talenta baru, tumbuhnya startup, hingga pergerakan event economy adalah nilai asli dari investasi ini.

Relevansi MCC sebagai aset strategis juga dibuktikan dengan perhatian serius dari pemerintah pusat. Tercatat, mantan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya telah mengunjungi MCC lebih dari satu kali.

“Kalau Menteri Ekraf sampai datang berulang kali, itu artinya negara melihat ada potensi strategis di dalamnya. Begitu pula kehadiran Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, yang memperlihatkan bahwa ruang ini relevan dengan agenda pembinaan generasi muda sebagai pencipta karya atau pemilik IP (Intellectual Property),” tambahnya.

Dua Mandat: Ekonomi dan Kebudayaan

Dalam perspektif kebudayaan, Vicky merujuk pada pandangan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha bahwa budaya dan kreativitas adalah mesin pertumbuhan baru. Sebagai kota Media Arts versi UNESCO, MCC kini mengemban dua mandat sekaligus: ekonomi dan kebudayaan.

“Media arts itu bukan sekadar industri, tapi praktik kebudayaan baru seperti film, animasi, dan game. MCC berdiri di dua kaki tersebut,” jelasnya.

Transparansi dan Fungsi Audit BPK

Terkait narasi biaya operasional yang disebut mencapai Rp6 miliar pada tahun 2026, Vicky mendorong adanya transparansi data secara publik. Ia meminta rincian komponen biaya mulai dari listrik, pemeliharaan, hingga program dibuka agar diskusi publik tidak berlandaskan asumsi atau framing politik.

Ia juga meluruskan persepsi mengenai catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurutnya, audit BPK bertujuan memastikan tata kelola yang efektif dan akuntabel, bukan semata-mata memerintahkan aset publik untuk mencari untung sebesar-besarnya.

“Optimalisasi aset publik tidak selalu identik dengan pendapatan uang. Ada yang disebut public value. Seperti perpustakaan meningkatkan literasi, MCC membangun ekosistem. Pemerintah daerah itu bukan korporasi,” kata Vicky.

Membangun Masa Depan

Vicky mengingatkan DPRD dan Pemerintah Kota Malang agar tidak terjebak pada ukuran yang sempit. Evaluasi dan optimalisasi melalui model Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memang dimungkinkan, namun desainnya harus tetap berbasis ekosistem kreatif, bukan sekadar penyewaan ruang.

“Jangan sampai dunia melihat Malang sebagai kota kreatif, tetapi kita sendiri masih membaca infrastrukturnya dengan cara lama. Creative center bukan soal berapa uang yang dihasilkan hari ini, tapi tentang berapa masa depan yang sedang dibangun untuk sepuluh tahun ke depan,” pungkasnya.

Catatan Redaksi SeputarMalang.Com:

Artikel ini disusun berdasarkan poin-poin pandangan kritis Vicky Arief Herinadharma mengenai posisi strategis MCC dalam ekosistem kota kreatif.

Tags: Malang Creative Center
SendShareShare
admin smc

admin smc

Related Posts

Bunda Naik Kelas Membangun Ekosistem Wirausaha Digital Indonesia Dimulai di Kota Malang
Agenda Even

Bunda Naik Kelas Membangun Ekosistem Wirausaha Digital Indonesia Dimulai di Kota Malang

by Kontributor
15 Mei 2026
64
Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang
Agenda Even

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

by Kontributor
28 April 2026
29
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Sports

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

by Sam Idoeb
27 April 2026
190
Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia
Agenda Even

Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia

by Kontributor
20 April 2026
21
Vicky Arief Herinadharma - Praktisi Ekonomi Kreatif | Ketua Harian ICCN
MCC

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

by Kontributor
13 April 2026
172

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dok. Bakorwil Malang

Kepala Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Sidak Pasar Klojen

29 Mei 2026
9
Puasa sebagai Aktivasi Nyawiji

Spiritualitas Jawa, Idul Kurban, dan Tradisi Sufistik

26 Mei 2026
43
Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar

Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan melalui Green Forestry dan Green Economy

25 Mei 2026
20
Santripreneur Agro, PP An-Nur 1 Bululawang Kab. Malang

Kolaborasi PP An-Nur 1 dan Unira Malang Dorong Inovasi Pertanian Santri

23 Mei 2026
33
Perkuat Program ‘Jatim Cerdas’, Bakorwil Malang Gandeng Kampus ABM Gelar Kompetisi Baris-Berbaris Tingkat Jatim

Perkuat Program ‘Jatim Cerdas’, Bakorwil Malang Gandeng Kampus ABM Gelar Kompetisi Baris-Berbaris Tingkat Jatim

22 Mei 2026
14

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema