Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home MCC

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

admin smc by admin smc
26 April 2026
A A
0
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf
0
SHARES
3
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook
SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT

Malang, SeputarMalang.Com – Pasca ditetapkannya Kota Malang sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Media Arts, keberadaan Malang Creative Center (MCC) kembali menjadi sorotan hangat. Muncul narasi yang menyebut gedung delapan lantai tersebut sebagai beban APBD dan mendorong pemanfaatannya agar lebih dikomersialkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian Indonesia Creative Cities Network (ICCN) sekaligus praktisi ekonomi kreatif, Vicky Arief Herinadharma, memberikan pandangan kritisnya. Menurut pria yang akrab disapa Sam Vicky ini, ada kekeliruan logika dalam memandang MCC jika hanya dilihat sebagai aset properti biasa.

“Cara membaca MCC tidak bisa menggunakan logika properti. MCC bukan mall, bukan ruko, bukan gedung sewa. Ia adalah creative public infrastructure yang dibangun untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif,” tegas Sam Vicky.

Investasi Strategis dan Pengakuan Nasional

Vicky menekankan bahwa indikator keberhasilan sebuah creative center tidak bisa hanya diukur dari pendapatan langsung (direct income). Menurutnya, dampak ekonomi jangka panjang seperti lahirnya talenta baru, tumbuhnya startup, hingga pergerakan event economy adalah nilai asli dari investasi ini.

Relevansi MCC sebagai aset strategis juga dibuktikan dengan perhatian serius dari pemerintah pusat. Tercatat, mantan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya telah mengunjungi MCC lebih dari satu kali.

“Kalau Menteri Ekraf sampai datang berulang kali, itu artinya negara melihat ada potensi strategis di dalamnya. Begitu pula kehadiran Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, yang memperlihatkan bahwa ruang ini relevan dengan agenda pembinaan generasi muda sebagai pencipta karya atau pemilik IP (Intellectual Property),” tambahnya.

Dua Mandat: Ekonomi dan Kebudayaan

Dalam perspektif kebudayaan, Vicky merujuk pada pandangan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha bahwa budaya dan kreativitas adalah mesin pertumbuhan baru. Sebagai kota Media Arts versi UNESCO, MCC kini mengemban dua mandat sekaligus: ekonomi dan kebudayaan.

“Media arts itu bukan sekadar industri, tapi praktik kebudayaan baru seperti film, animasi, dan game. MCC berdiri di dua kaki tersebut,” jelasnya.

Transparansi dan Fungsi Audit BPK

Terkait narasi biaya operasional yang disebut mencapai Rp6 miliar pada tahun 2026, Vicky mendorong adanya transparansi data secara publik. Ia meminta rincian komponen biaya mulai dari listrik, pemeliharaan, hingga program dibuka agar diskusi publik tidak berlandaskan asumsi atau framing politik.

Ia juga meluruskan persepsi mengenai catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurutnya, audit BPK bertujuan memastikan tata kelola yang efektif dan akuntabel, bukan semata-mata memerintahkan aset publik untuk mencari untung sebesar-besarnya.

“Optimalisasi aset publik tidak selalu identik dengan pendapatan uang. Ada yang disebut public value. Seperti perpustakaan meningkatkan literasi, MCC membangun ekosistem. Pemerintah daerah itu bukan korporasi,” kata Vicky.

Membangun Masa Depan

Vicky mengingatkan DPRD dan Pemerintah Kota Malang agar tidak terjebak pada ukuran yang sempit. Evaluasi dan optimalisasi melalui model Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memang dimungkinkan, namun desainnya harus tetap berbasis ekosistem kreatif, bukan sekadar penyewaan ruang.

“Jangan sampai dunia melihat Malang sebagai kota kreatif, tetapi kita sendiri masih membaca infrastrukturnya dengan cara lama. Creative center bukan soal berapa uang yang dihasilkan hari ini, tapi tentang berapa masa depan yang sedang dibangun untuk sepuluh tahun ke depan,” pungkasnya.

Catatan Redaksi SeputarMalang.Com:

Artikel ini disusun berdasarkan poin-poin pandangan kritis Vicky Arief Herinadharma mengenai posisi strategis MCC dalam ekosistem kota kreatif.

Tags: Malang Creative Center
SendShareShare
admin smc

admin smc

Related Posts

Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia
Agenda Even

Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia

by Kontributor
20 April 2026
11
Vicky Arief Herinadharma - Praktisi Ekonomi Kreatif | Ketua Harian ICCN
MCC

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

by Kontributor
13 April 2026
146
Keren! Baru Berusia 8 Tahun, CEO Cilik Asal Malang Ini Sukses Luncurkan Kudapan Sehat “BloomBite”
Bisnis

Keren! Baru Berusia 8 Tahun, CEO Cilik Asal Malang Ini Sukses Luncurkan Kudapan Sehat “BloomBite”

by Sam Idoeb
5 April 2026
85
Bakorwil III Malang Siap Jadi Tuan Rumah Perayaan Hari Keris Nasional 2026
Seni Budaya

Bakorwil III Malang Siap Jadi Tuan Rumah Perayaan Hari Keris Nasional 2026

by Kontributor
4 April 2026
81
Fapet UB Kupas Tuntas Peluang Karier Industri Lewat Bedah Buku Legalitas Usaha
Seputar Kampus

Fapet UB Kupas Tuntas Peluang Karier Industri Lewat Bedah Buku Legalitas Usaha

by Kontributor
18 Maret 2026
25

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

26 April 2026
3
Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

26 April 2026
4
Semarak 500 Rampag Barong dan Atraksi Jaranan pada Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

TosanAji.id Dukung Perayaan Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

20 April 2026
7
Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia

Dirut Perumda Tugu Tirta & Kepala Bakorwil III Malang, Rayakan Hari Keris Nasional dan Sambut Hari Bumi Sedunia

20 April 2026
11
Sosialisasi Halal dan Thoyib kepada Sekolah dan Madrasah dibawah Naungan LP Maarif Kabupaten Malang

Dorong Sertifikasi Halal di Sekolah dan Madrasah, LPH Unira Malang Gandeng LP Ma’arif Kabupaten Malang

19 April 2026
37

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema