Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Balaikota

Serapan Penduduk Usia Kerja Sektor UKM Sangat Dominan

Optimisme Pasar UMKM Jatim Akan Semakin Naik

Abe by Abe
15 November 2018
A A
0
0
SHARES
4
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Surabaya, SeputarMalang.Com  –  Optimisme pasar UMKM Jatim akan semakin naik dan bahkan melompat tinggi. Sehingga jika pasar di sektor tersebut naik, maka efek pertumbuhan ekonomi daerah akan terus terjaga.

Hal tersebut disampaikan Dr. H. Soekarwo Gubernur Jawa Timur saat menghadiri Gebyar UKM Naik Kelas Tahun 2018 di Hotel Mercure Surabaya, (14/11/2018).

Soekarwo mengatakan bahwa kondisi ekonomi di Jatim saat ini sangatlah bagus. Itu bisa terlihat dari Indeks Tendensi Konsumen (ITK) yang cukup tinggi. Artinya, kemampuan untuk membeli masyarakatnya sangat baik, dikarenakan sebagian besar transaksi terjadi di kalangan bawah yakni pada pasar UMKM.

Dari 20,1 juta penduduk usia kerja di Jatim, sebanyak 18,9 juta penduduknya bekerja di UMKM. Sementara menurut data 2017, pasar kerja di sektor industri besar hanya menyumbang sekitar 330.000 tenaga kerja.

Sementara PDRB Jatim per September 2018 mencapai Rp 1.637 triliun dan diprediksi jumlah tersebut naik mencapai Rp. 2.200 trilliun di akhir tahun. Dari PDRB Jatim sebesar Rp. 1.637 triliun, sektor UMKM memberikan kontribusinya sebesar Rp. 941 triliun.

Gubernur Jatim yang kerap disapa Pakde Karwo ini menyebut, jika ingin melakukan proses pemerataan serta mengurangi kesenjangan harus membantu UMKM. Jika UMKM tidak dibantu dan diintervensi oleh pemerintah akan diambil oleh industri besar dan menjadi liberal dengan mengambil semua usaha yang ada.

“Jika kita ingin mengurangi kesenjangan harus membantu UMKM. Jika tidak akan diambil oleh perusahaan multinasional yang telah menggunakan robot dan listrik dalam usahanya,” terang Pakde Karwo.

Oleh karenanya, UMKM yang kecil dan menengah ini harus di dorong karena terbukti telah menyerap 94,7 persen pasar tenaga kerja di Jatim. Jika UMKM terjaga, kondisi tersebut akan berdampak pada keseimbangan antara sektor industri dan sektor pertanian.

Sementara itu, terkait kerjasama yang dilakukan antara UMKM dengan Bukalapak, Pakde Karwo menjelaskan bahwa Bukalapak adalah marketplace yang akan membantu menawarkan produk-produk UMKM pada pasar nasional maupun internasional.

Pakde Karwo menjelaskan, pasar Jatim sangatlah bagus. Karena kompetitornya tidak lagi dengan provinsi yang ada di Indonesia, melainkan dengan provinsi yang ada di Vietnam, China maupun Malaysia.

Indikasi Jatim mampu bersaing dengan Asean, tambahnya adalah Perdagangan Jatim sudah memenangi Rp. 1,5 milliar dollar dari pasar Asean. Jika dilihat dari segi industri, Jatim sudah surplus. Dari segi pasar, sebanyak 20,78 persen pasar dalam negeri barang-barangnya berasal dari Jatim. “Jika kita gabung di bukalapak, sasaran kita bisa mencapai 25 persen termasuk pasar Asean,” imbuh Pakde Karwo.

Pakde Karwo juga berharap agar Bukalapak segera membuat help desk terkait produk UMKM Jatim yang kemudian di rating. Sehingga cara tersebut dapat diketahui progresnya oleh masyarakat. Dan selanjutnya, UMKM yang berada pada rating yang baik akan dikerjasamakan dengan OJK hingga Bank Indonesia agar nasabah bisa melihat perusahaan atau UMKM mana saja yang sehat dan produktif.

Sementara itu, Dr. Mas Purnomo Hadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim mengatakan bahwa maksud penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi pelaku UMKM dalam rangka pengembangan bisnis. Tujuannya adalah mempertemukan UKM dengan stakeholder terkait buyer, finance dan regulator.

Workshop UKM naik kelas ini dapat memicu untuk memotivasi dan berkreatifitas bagi perekonomian masyarakat Jatim. Ia menyebut, bahwa terdapat indikator suatu UMKM naik kelas yakni melalui penibgkatan jumlah omset dan asetnya, serta jumlah pelanggan yang dilayani. Termasuk jumlah karyawan, sistem administrasi dan keuangan hingga jumlah barang yang diproduksi meningkat.

“Ke depan diharapkan bisa lebih banyak lagi pelaku koperasi dan UMKM yang mendapatkan sosialisasi seperti workshop agar produk UMKM dapat berkembang, menambah tenaga kerja, mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” terang Purnomo.

Dalam kesempatan tersebut Pakde Karwo menyerahkan dua belas piagam penghargaan kepada UMKM yang telah naik kelas diantaranya diserahkan kepada Sri Wahyuni (CV. Lembah Hijau), Siti Nurhidayah, SE. (UD. Zahida), Titik Winarti (CV. Tiara) Supramito S.Pd (Griya Herbal Fatia), Anita Tri Susilowati (Cakrawala Persada),

Juga, kepada Hariyani (Yan Khurin), H.M Choiri (MCH Choiri Collection). Tjatur Susilowati (EMGE Art), Ismail Idris (Jack Food), Sri Rahayu, SE, MM (Sambel Khas Bu Ayu), Ir. Kristiawan (CV. Kajeye Food) dan Alviyanto(VisiCraft Indonesia).

Tak hanya itu juga diserahkan penerima sertifikat halal kepada Lu’lu il Mukaromah (Kube Adiva Sejahtera, Rikie Trie Meilasarie (Yusari), Sonah (Adiputri), Endang Puji Astutik (UD Simpang Tiga), Gatot Siswanto (UD.GTT).

SendShareShare
Abe

Abe

Related Posts

Miris Kondisi Papan Reklame Wisata Gantangan Malang Satu Titik
Balaikota

Pemkot Malang Dinilai Abai Kelola Wisata Gantangan Malang Satu Titik

by Kontributor
22 Oktober 2025
115
Malang Menuju Kota Kreatif Dunia 2025: MCF Matangkan Strategi Bersama DPRD
Balaikota

Malang Menuju Kota Kreatif Dunia 2025: MCF Matangkan Strategi Bersama DPRD

by Wahyu Eko Setiawan
18 Maret 2025
57
HMPS-FEB Unira Malang Adakan Company Visit di TV9
Agenda Kampus

Kunjungi TV9, Mahasiswa HMPS Unira Malang Belajar Business Process Industri Pertelevisian

by Kontributor
20 Desember 2024
53
Mahasiswa Perbankan Unira Malang Mendapatkan Edukasi Publik di BEI Perwakilan Jawa Timur
Agenda Kampus

Mahasiswa Perbankan Unira Malang Mendapatkan Edukasi Publik di BEI Perwakilan Jawa Timur

by Sam Idoeb
19 Desember 2024
23
Ingin Berangkat ke Singapura, Warga Kertosono Tertipu Proses Non Prosedural oleh LPK di Blitar
Pekerja Migran Indonesia

Ingin Berangkat ke Singapura, Warga Kertosono Tertipu Proses Non Prosedural oleh LPK di Blitar

by Sam Idoeb
13 Desember 2024
41

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

PS Angkasa Lanud Abd Saleh Legends

Lalu Hadi Nursamsi: Ekosistem Olahraga Sepak Bola di Malang Raya Harus Dikembangkan

5 Desember 2025
16
Company Visit HMPS Unira Malang 2025

Company Visit ke BMT Sidogiri, Mahasiswa Perbankan Syariah Unira Mendapatkan Paparan Kunci Sukses LKMS Kelas Dunia

26 November 2025
37
Screening Pendonor pada RDD#15

Rutinan Donor Darah #15 TosanAji.id: Darah Juang Pahlawan Kemanusiaan

8 November 2025
22
Dok. LPPM Unira Malang

Unira Malang Laksanakan Pengabdian Masyarakat Berbasis Penguatan Komunitas Belajar Spiritual di SLB BC Kepanjen

30 Oktober 2025
48
Miris Kondisi Papan Reklame Wisata Gantangan Malang Satu Titik

Pemkot Malang Dinilai Abai Kelola Wisata Gantangan Malang Satu Titik

22 Oktober 2025
115

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2022 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home

© 2022 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema