Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Pendidikan Seputar Kampus Berita Kampus

The 4th Workshop Islam Nusantara, Rektor Unira Tekankan Ancaman Radikalisme Agama

Empat Gelombang Terorisme modern, Four Waves of Modern Terrorism

Abe by Abe
18 November 2022
A A
1
The 4th International Workshop and Call for Paper on Islam Nusantara Research Methodology

The 4th International Workshop and Call for Paper on Islam Nusantara Research Methodology

0
SHARES
57
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Malang, SeputarMalang.Com – The 4th International Workshop and Call for Paper on Islam Nusantara Research Methodology yang digagas oleh Asosiasi Penulis-Peneliti Islam Nusantara Indonesia (ASPIRASI) – PW LTN NU Jawa Timur digelar di Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, pada Jumat-Minggu (18-20 November 2022).

Acara kolaborasi antara ASPIRASI, Pasca Sarjana Unira dan Pusat Pengembangan Masyarakat Pesantren (P2MP) ini mengambil tema “Menggali Kearifan Masa Lalu, Mengukir Jalan Kebangkitan Kedua: Sejarah sebagai Peta Jalan Peradaban Nusantara”.

Drs. Imron Rosyadi Hamid, S.E,M.Si. selaku Rektor Unira Malang dalam opening speech mendeskripsikan tautan positioning Islam Nusantara dengan empat gelombang terorisme modern, Four waves of modern terrorism, atau dikenal dengan Teori Rapoport.

The 4th International Workshop and Call for Paper on Islam Nusantara Research Methodology
The 4th International Workshop and Call for Paper on Islam Nusantara Research Methodology

Pertama disebut dengan Gelombang 1 atau anarchic wave yang berlangsung kisaran 1898-1920-an. Kedua, Gelombang 2 yang dikenal dengan anti colonial wave yang terjadi pada kurun waktu 1920-1960-an. Ketiga, Gelombang 3 yang sering disebut sebagau new left wave atau gelombang kiri baru yang terjadi pada kisaran 1960-1990-an. Dan terakhir, gelombang 4 yang kerap disebut religious wave, yang berlangsung sejak 1990 sampai sekarang.

“Gelombang 1 sampai 3 telah terjadi, dan saya tidak menjelaskan lebih detail. Tapi yang gelombang 4, sedang berlangsung. Ini menjadi tantangan bersama, tantangan global yang menjadi atensi bersama khususnya PBNU, pengurus sebelumnya dan atensinya ini semakin diperkuat pada era pengurus sekarang,” ungkap Gus Imron, sapaan akrabnya.

Gus Imron menambahkan bahwa pemikir-pemikir NU diharapkan merespon hal ini karena ini adalah salah satu tantangan global yang harus direspon dengan orkrestrasi semua pihak.

Masih menurut Gus Imron, religious wave. terorisme ini tidak terkait Islam semata tapi semua agama. Ketika suatu agama menjadi mayoritas agama tersebut menjadi penamaan terror, terror atas nama agama. Itu yang terjadi, di Jepang, Srilangka, India, negara-negara Eropa Barat, dan Indonesia sendiri.

“Negara dengan Mayoritas penduduk beragama tertentu, memunculkan gangguan-gangguan pembangunan dalam bentuk tindakan-tindakan teror dengan atas nama agama. Dan sebaliknya, misalnya di China secara konstitusi tidak memiliki agama tetapi menggunakan kelompok-kelompok minoritas,” ungkap pria yang juga Wasekjen PBNU ini.

Membawa dua isu ini (Islam Nusantara dan Religious Wave) dalam konteks membangun peradaban yang harus dibangun oleh Nahdlatul Ulama.

“Kita sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama dan Indonesia hari ini sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.Tidak ada satupun negara yang penduduk muslimnya melebihi Indonesia, ini sebagai modal sosial yang harus mengambil posisi atraktif membangun peradaban. Khususnya, terkait merespon terror yang mengatasnamakan agama,” imbuh Gus Imron.

“Faktual lainnya, yang mendorong kita harus aktraktif ambil bagian dalam membangun peradaban, fakta-fakta baru dunia yang kita saksikan hari ini menyatakan bahwa memang perkembangan dunia hari ini itu berjalan dari Barat ke Timur.” pungkas Gus Imron.

Dr. Abdur Rofiq, Kaprodi PAI (S2) pada kesempatan ini mengatakan bahwa Workshop Ini bagian dari strategi Pascasarjana Unira Malang dalam upaya melahirkan learning outcome yang expert di bidang pendidikan perdamaian.

“Idealnya, konstruk kurikulum pendidikan perdamaian di dunia kampus memang harus dikontekstualisasikan dengan nilai-nilai budaya lokal yang ada. Kedepan kami berharapan, seluruh mahasiswa mampu menjadi solusi dari fenomana disharmoni bangsa.” ungkap Rofiq.

Selesai seremonial dilanjutkan stadium general oleh Syaikh Dr. Muhammad Syadi Musthofa Arbasy Ad-Dimasyqi (Muhaqqiq Turots & Majmah al-Fath al-Islamy Suriah).

Dalam seremonial pembukaan The 4th Workshop Islam Nusantara ini dihadiri oleh KH. Ahmad Najib AR, M.Th.I.(Ketua PW LTN NU Jawa Timur), Dr. Kholid Murtadlo, ME (Rektor Universitas Yudharta), Prof. Dr. Sunardji Dahri Tiam, M.Pd (Direktur Pascasarjana Unira Malang), dan para pengurus P2MP.

Acara akan menghadirkan Irfan Afifi, S.Fil. (Peneliti Islam-Jawa dan Pengasuh Langgar.co), Dr. Akhol Firdaus, M.Pd., M.Ag. (Direktur Institute for Javanese Islam Research, UIN SATU Tulungagung), Prof. Masdar Hilmy, MA., Ph.D. (UIN Sunan Ampel Surabaya), dan Ayang Utriza Yakin, DEA., Ph.D. (Université Catholique de Louvain, Belgium).

Tags: LTNP2MPUnira Malang
SendShareShare
Abe

Abe

Related Posts

Dok. Humas Unira Malang
Agenda Kampus

Rektor Unira dan Kadisparbud Berangkatkan Mahasiswa KKN-T Berbasis Desa Wisata

by Kontributor
12 Januari 2026
50
Dok. Istimewa
Agenda Kampus

Unira Malang Dorong Pendidikan Inklusif lewat Kreasi, Edukasi, dan FGD Pendampingan ABK

by Kontributor
30 Desember 2025
57
Pemateri Workshop Videografi, Eko Hari Suwito, ST (Hypno Media Creative) Didampingi Almaida, MPd Bersama Tim LPPM Unira Malang dan Mahasiswa
Berita Kampus

Mahasiswa KKN Desa Wisata 2026 Unira Malang Antusias Mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Videografi

by admin smc
23 Desember 2025
32
KKNT Unira Malang 2026 Berbasis Desa Wisata
Berita Kampus

Rektor Unira dan Disparbud Kabupaten Malang Berikan Pembekalan kepada DPL dan Mahasiswa KKN Desa Wisata

by Kontributor
22 Desember 2025
44
Kasatkornas di Lokasi Panen Jeruk di Tegalweru, Dau Kabupaten Malang
Kab Malang

Gus Syafiq, Kasatkornas Banser Tekankan Kader untuk Aktif Jaga Kedaulatan Pangan Nasional

by Abe
17 Desember 2025
57

Comments 1

  1. YASIN says:
    3 tahun ago

    Alhamdulillah semoga bisa ikut berpartisipasi dalam kebangkitan peradaban islam saatini Aamiin

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dok. Humas Unira Malang

Rektor Unira dan Kadisparbud Berangkatkan Mahasiswa KKN-T Berbasis Desa Wisata

12 Januari 2026
50
Dok. Istimewa

Unira Malang Dorong Pendidikan Inklusif lewat Kreasi, Edukasi, dan FGD Pendampingan ABK

30 Desember 2025
57
Kepala Diskopindag Kota Malang Siap Memfasilitasi Expo Ekosistem Maslahat

Kepala Diskopindag Kota Malang Siap Memfasilitasi Expo Ekosistem Maslahat

27 Desember 2025
35
Pemateri Workshop Videografi, Eko Hari Suwito, ST (Hypno Media Creative) Didampingi Almaida, MPd Bersama Tim LPPM Unira Malang dan Mahasiswa

Mahasiswa KKN Desa Wisata 2026 Unira Malang Antusias Mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Videografi

23 Desember 2025
32
KKNT Unira Malang 2026 Berbasis Desa Wisata

Rektor Unira dan Disparbud Kabupaten Malang Berikan Pembekalan kepada DPL dan Mahasiswa KKN Desa Wisata

22 Desember 2025
44

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema