Malang, SeputarMalang.Com – Pemerintah Desa Selorejo, Kecamatan Dau, menerima secara resmi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 14 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang pada Senin (19/1/2026). Kegiatan serah terima yang berlangsung di Balai Desa Selorejo sejak pukul 10.30 WIB tersebut sekaligus menjadi ajang pertukaran gagasan terkait pengembangan potensi desa, khususnya sektor pariwisata.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Anisa Hudi Widaningrum, M.Kom, menyampaikan bahwa KKN tahun ini mengusung tema Penguatan Ekosistem Desa Wisata yang Berdampak dan Berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa dapat menghadirkan program yang benar-benar berdampak dan dapat terus dimanfaatkan oleh desa meskipun masa KKN telah selesai,” tuturnya.
Pemerintah Desa Selorejo melalui Kaur Umum, Ernawati, menyatakan dukungan terhadap kehadiran mahasiswa KKN UNIRA. Ia menilai kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa dapat menjadi peluang untuk mendorong pengembangan potensi lokal secara lebih optimal.
“Desa Selorejo terbuka terhadap inovasi yang dibawa mahasiswa. Semoga mereka bisa cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan budaya masyarakat,” ungkapnya.
Dalam pemaparan program kerja, Kasi Pemerintahan Desa Selorejo, Kholis, memberikan sejumlah masukan kritis terkait arah pengembangan wisata desa. Ia menegaskan bahwa potensi wisata jeruk di Selorejo sebagian besar dikelola secara mandiri oleh warga, sehingga memerlukan pendekatan yang tepat sasaran.
“Perlu kejelasan fokus program wisata, karena kebun jeruk di sini bukan milik desa, melainkan milik warga secara perorangan,” jelas Kholis.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Kelompok 14 menjelaskan bahwa fokus utama KKN terletak pada penguatan promosi dan pemanfaatan teknologi digital, bukan pada pengelolaan lahan. Program yang dirancang meliputi pengembangan branding wisata, publikasi informasi, serta pendampingan pengelolaan media sosial bagi pemilik kebun dan pengelola wisata.
Seluruh rencana tersebut terangkum dalam Program Kerja Utama Tematik bertajuk Pengembangan Promosi Wisata Desa Selorejo. Melalui program ini, mahasiswa berharap wisata di desa Selorejo dapat dikenal lebih luas dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat.
Selain pengembangan sektor pariwisata, mahasiswa KKN Kelompok 14 juga merancang sejumlah kegiatan pendukung di bidang sosial dan keagamaan, di antaranya pendampingan TPQ, pelatihan pengelolaan media sosial di pesantren, serta pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
(Penulis adalah anggota Kelompok 14 KKN Tematik Unira)










