Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Balaikota

Tahun Baru, Pilkada dan Trompet

Abdillah by Abdillah
31 Desember 2012
A A
0
Tahun Baru, Pilkada dan Trompet

Terompet Tahun Baru

0
SHARES
19
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook
Terompet Tahun Baru

SeputarMalang.Com – Tahun 2012 segera meninggalkan kita, tahun baru 2013 segera tiba. Dinamisme selama tahun 2012 akan menjadi kenangan, tahun 2013 harus kita sambut dengan antusias. Kenapa mesti harus antusias? Ya, karena sukses dan tidaknya kita di tahun 2013 akan berkorelasi positif dengan tingkat antusias kita dalam menghadapi tahun 2013, biarlah suka duka selama 2012 menjadi dinamisme yang mencerahkan dalam bingkai antuasiasme menghadapi tahun ular air, 2013.

Apapun profesi kita, memang antusiasme harus dikedepankan di tahun 2013. Terkhusus warga kota Malang dalam menyongosong 2013, yang akan ada helatan pesta demokrasi untuk memilih sosok yang amanah memimpin Kota Malang 2013-2018 sebagai walikota.

Saat ini sudah ramai bermunculan bakal calon walikota Malang, dari munculnya yang tiba-tiba, setengah tiba-tiba sampai yang menumpang ketokohan sanak, saudara, dan suami. Dan semua itu wajar-wajar saja, karena merupakan bagian dari hak yang dijamin dalam logika politik.

Media promosi dan publikasipun bermacam-macam, ada bakal calon yang blusukan ke kampung-kampung dengan kemasan bakti sosial, senam tahes, pengajian, kerja bakti. Ada lagi yang kreatif dengan mendekatkan diri dengan komunitas-komunitas tertentu.

Ada lagi, yang memproklamirkan diri sebagai sosok yang paling peduli kepada nasib rakyat. Pokoknya sosok dirinyalah yang paling bersosok peduli kepada rakyat, dan sampai-sampai sepertinya sosok yang “sok” peduli kepada rakyat melalui baliho, banner yang malah kontraproduktif terhadap estetika tata kota.

Dunia maya pun tak luput sebagai media promosi dan publikasi. Dari facebook, twitter, koprol, blog, maupun blackberry messenger. Temanya pun sama, memproklamirkan diri sebagai sosok pejuang wong cilik.

Dan sekali lagi, ini semua wajar-wajar saja dalam logika politik. Kenapa demikian, karena mereka semua sedang mengejar popularitas lembaga survai.  Dengan popularitas tinggi versi lembaga survai, sang bakal calon walikota akan dengan mudah mendapatkan jalang lapang untuk direkomendasikan partai politik tertentu. Dengan kata lain, singkronisasi urusan popularitas bakal calon, lembaga survei dan partai politik.

Lantas dimana peran warga Kota Malang dalam pilkada 2013 nanti? Inilah pertanyaan sederhana nan subtantif. Peran kita tidak menentukan bakal calon yang mentransformasi menjadi calon walikota Malang, karena peran itu diambil oleh lembaga survei dan elit partai politik. Jadi jangan heran kalau pilihan elite partai politik tidak sesuai dengan nurani individu warga Kota Malang.

Peran warga Kota Malang adalah saat menentukan pilihan calon-calon yang di kertas suara pilkada nantinya. Jadi, harus cerdas dalam menentukan pilihan. Memilih bukan karena sosok cantik dan tampan calon, memilih bukan karena mendapatkan kaos dan merchandise calon, memilih bukan karena mendapatkan iming-iming materi berjangka pendek, ataupun memilih bukan karena sengaja mengorbankan diri dari “serangan fajar”.

Tapi pilihlah calon walikota yang mau bekerja keras untuk kemajuan kota Malang dan warganya. Lantas pertanyaan selanjutnya, bagaimana mengetahui calon walikota yang mau kerja keras untuk kemajuan kota Malang dan warganya dan tidak? Jawaban ini memang tidak mudah untuk dijawab, dan memang bukan untuk dijawab dengan untaian kata-kata. Karena jawabannya akan mengandung makna si pemberi jawaban merupakan tim sukses (resmi ataupun  tidak) dari salah satu calon walikota.

Jadi jelaslah bahwa jawabannya bukan untaian kata-kata retoris dari individu lain, melainkan dari individu-individu warga kota Malang sendiri. Kaitkan erat hati nurani dalam berpikir untuk menentukan pilihan. Hati nurani akan memberikan jawaban dengan jelas. Karena jelas adanya pembeda antara sosok yang bekerja keras hanya sesaat pada masa-masa kampanye dengan sosok yang benar-benar akan bekerja keras untuk memajukan kota Malang dan warganya ketika akan terpilih menjadi walikota. Tapi yang jelas apapun pilihan kita kelak, harus saling mengharghai. Siapapun pemenangng harus dididukung, fox populi fox dei, suara rakyat adalah suara Tuhan. Pilkada damai adalah harga mati bagi kita semua.

Pilkada damai adalah harga mati bagi kita semua, ibarat pilkada sebagai sebuah pesta demokrasi. Layaknya sebuah pesta, pastilah hingar-bingarnya ada dan terasa. Namun pesta itu harus ada limitasi waktu. Sehingga bisa dipastikan ketika Pilkada tidak damai, konflik berkepanjangan dan limitasi pesta tidak terjadi. Yang namanya pesta, singkat namun berkesan mendalam. Itulah makna Pilkada damai yang menjadi dambaan semua pihak baik stake holder maupun share holder masyarakat kota Malang.

Perayaan pergantian tahun, tidak lepas dengan satu item barang yang bernama trompet. Ya, penjual trompet ramai sejak dua minggu terakhir di jalan-jalan utama Malang Raya, bahkan gang-gang kecil tidak jarang kita temui penjual trompet.

Di masyarakat memang banyak mitos berkenaan dengan trompet, mitos yang paling kuat adalah dengan meniup trompet untuk mengusir setan. Dengan ditiupnya trompet di malam tahun baru diharapkan kesialan dan ketidakberuntungan di tahun sebelumnya sirna ditahun depannya.

Yang jelas itu mitos, boleh percaya boleh tidak. Tapi minimal itulah adalah sebuah pengharapan yang apabila dilakukan dengan tulus dan dipanjatkan kepada Tuhan pastinya akan menjadi sebuah doa’. Jadi antusiasme saja, belumlah cukup untuk menghadapi tahun 2013, tapi juga harus dengan doa’. Mari kita kerjakan apa yang kita doa’kan dan kita doa’kan apa yang kita kerjakan.

Tiupan trompet kita di malam tahun baru 2013 adalah doa’, pun demikian yang tidak meniupkan trompet pastilah memanjatkan doa’ semoga tahun 2013 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dan jangan lupa doa’ untuk kelancaran dan kedamaian pelaksanaan Pilkada walikota Malang 2013. Selamat tahun baru 2013.

Tags: Tahun Baru
SendShareShare
Abdillah

Abdillah

Tinggal di Lereng Gunung Kawi Malang, penikmat kopi pahit. Aktivitas sehari-hari sebagai Dosen Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang. Motto Hidup: Urip kudu urup!

Related Posts

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto
Pemerintahan

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

by Kontributor
26 April 2026
43
Abdillah U. Djawahir, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat, Malang
Opini

Keris pada Persimpangan Pusaka dan Investasi

by Abdillah
19 April 2026
43
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Malang Kota Musproh

by Wahyu Eko Setiawan
13 April 2026
82
Vicky Arief Herinadharma - Praktisi Ekonomi Kreatif | Ketua Harian ICCN
MCC

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

by Kontributor
13 April 2026
157
Keren! Baru Berusia 8 Tahun, CEO Cilik Asal Malang Ini Sukses Luncurkan Kudapan Sehat “BloomBite”
Bisnis

Keren! Baru Berusia 8 Tahun, CEO Cilik Asal Malang Ini Sukses Luncurkan Kudapan Sehat “BloomBite”

by Sam Idoeb
5 April 2026
101

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Bunda Naik Kelas Membangun Ekosistem Wirausaha Digital Indonesia Dimulai di Kota Malang

Bunda Naik Kelas Membangun Ekosistem Wirausaha Digital Indonesia Dimulai di Kota Malang

15 Mei 2026
16
Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

28 April 2026
22
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
175
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

26 April 2026
42
Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

26 April 2026
43

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema