Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Balaikota

Nadi Ekonomi Rakyat

Go Digitalized, Pasar Rakyat!

Wahyu Eko Setiawan by Wahyu Eko Setiawan
4 Januari 2023
A A
0
Sensasi Belanja di Pasar Rakyat Oro Oro Dowo, Pasar Tradisional Nuansa Supermarket

Pasar Oro-oro Dowo, Kota Malang

0
SHARES
27
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

Kota Malang, SeputarMalang.Com – Tulisan ini terinspirasi dari buku yang berjudul: Kebangkitan Pasar Rakyat (red. Pasar Tradisional). Yang ditulis oleh Dr. Eko Sri Yuliadi, yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian & Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang. Buku tersebut adalah hasil riset akademik yang dilakukan di beberapa pasar rakyat di Kota Malang. Menurut catatan, setidaknya ada 26 Pasar Rakyat Utama yang ada di Kota Malang.

SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT
Pasar Oro-oro Dowo, Kota Malang

Sebenarnya, memang sudah beberapa kali berdiskusi serius untuk merumuskan beberapa program kerja bersama, khususnya mengenai solusi dan inovasi dalam memperkuat daya dorong Kebangkitan Pasar Rakyat di Kota Malang. Solusi yang hendak dicari, juga dikaitkan dengan strategi pembukaan lapangan kerja, pengurangan angka kemiskinan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan road map revitalisasi Pasar Rakyat di Kota Malang. Sebuah ide besar muncul, 100% Digitalisasi Pasar Rakyat. Jadi, bukan hanya proses digitalisasi pada aspek pemasaran (Market Place), tetapi juga perihal Point of Sales (POS), Aset Digital, Fintech, Digital Self-Empowerment, Portofolio, Manajemen Arus Stok-Kas, dan lain-lainnya. Jika hal ini bisa diwujudkan, maka Pasar Rakyat di Kota Malang akan menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menerapkan 100% Digitalisasi.

Dalam beberapa kali diskusi tersebut, mencuat lima pertanyaan utama, yaitu: (1) Bagaimanakah VISI masa depan dalam program kerja realisasi kebangkitan Pasar Rakyat di Kota Malang?; (2) Apa saja hal-hal strategis yang harus dipersiapkan dan dikerjakan, agar kebangkitan Pasar Rakyat di Kota Malang juga mampu menjadi solusi dalam membuka lapangan kerja, mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan sekaligus meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (Warga Kota Malang) yang berkehidupan di Pasar Rakyat?: (3) Bagaimanakah road map dan rencana aksi, dari jangka pendek hingga jangka panjang, yang bisa diterapkan dengan sesederhana mungkin untuk memperkuat daya dukung kebangkitan Pasar Rakyat di Kota Malang?; (4) Kebijakan publik apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung dan memperkuat kebangkitan Pasar Rakyat di Kota Malang? Dan (5) Siapa sajakah aktor-aktor strategis yang harus bekerjasama dan berkolaborasi untuk menggerakkan Kebangkitan Pasar Rakyat di Kota Malang?

Kenapa Pasar Rakyat yang dijadikan arus utama? Seperti telah kita ketahui bersama, bahwa Pasar Rakyat adalah Nadi Ekonomi Rakyat. Seluruh kebutuhan bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat, semuanya ada di Pasar Rakyat. Setiap hari, aktivitas perdagangan (jual-beli) dilakukan di Pasar Rakyat. Selain itu, di Pasar Rakyat juga bukan hanya perihal perhitungan eonomi. Tetapi juga perihal dinamika sosial dan tata peradaban berkehidupan umat manusia. Mulai jaman purbakala, ribuan tahun yang lalu, semasa belum ada uang sebagai alat tukar utama dalam perdagangan, yang ada adalah barter. Di pasar rakyatlah hal itu terjadi. Sesama rakyat melakukan aktivitas barter, hingga jual beli dengan uang ada selanjutnya. Pasar rakyat sejak kemunculannya, telah menjadi Nadi Ekonomi Rakyat. Hingga sampai saat ini.

Meskipun sekitar 30 tahun ke belakang, keberadaan Pasar Rakyat mulai tergerus dengan adanya swalayan, minimarket, hipermarket, pusat perbelanjaan modern dan toko modern lainnya. Nyatanya, Pasar Rakyat masih ada hingga sampai saat ini. Meskipun dalam kondisi yang kurang perhatian. Apalagi pada zaman sekarang ini, di mana era digitalisasi telah banyak melahirkan Market Place dan E-commerce, yang telah berhasil menggulung banyak mall, hipermarket, supermarket dan toko modern yang lainnya. Mampukan Pasar Rakyat terus bertahan eksistensinya di masa depan? Ataukan semakin hilang ditelan kemajuan zaman?

Tags: Pasar RakyatPasar Tradisional
SendShareShare
Wahyu Eko Setiawan

Wahyu Eko Setiawan

Pendiri Sekolah Pancasila Pendiri Sekolah Budaya Tunggulwulung Kepala Biro Riset Komunikasi Publik Javasatu Penulis Buku Biografi Media Massa Strategist & Analist Kontak: 081 333 444 571

Related Posts

Abdillah U. Djawahir, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat, Malang
Opini

Keris pada Persimpangan Pusaka dan Investasi

by Abdillah
19 April 2026
35
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Malang Kota Musproh

by Wahyu Eko Setiawan
13 April 2026
64
Vicky Arief Herinadharma - Praktisi Ekonomi Kreatif | Ketua Harian ICCN
MCC

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

by Kontributor
13 April 2026
148
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

14 Tahun SMC dan Jaringan Ghost Writer

by Wahyu Eko Setiawan
6 Maret 2026
33
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Mbrujul Kota Malang

by Wahyu Eko Setiawan
4 Maret 2026
23

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

28 April 2026
8
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
159
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

26 April 2026
36
Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

26 April 2026
23
Semarak 500 Rampag Barong dan Atraksi Jaranan pada Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

TosanAji.id Dukung Perayaan Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

20 April 2026
10

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema