Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Opini

Pemilu 2024: Melampaui Materialisme dan Idealisme dalam Menghadapi Fenomena Irrasional

Menjaga Sikap Kritis dan Terbuka dalam Menyikapi Berbagai Isu Politik

Syahiduz Zaman by Syahiduz Zaman
5 Mei 2023
A A
0
Refleksi Filsafat tentang Ketidakpastian dan Kesalahan

Syahiduz Zaman (Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sedang studi doktoral Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya)

9
SHARES
37
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

SeputarMalang.Com – Pemilu 2024 yang sebentar lagi dihelat, akan menjadi tonggak sejarah yang aneh bagi bangsa Indonesia. Ini terjadi karena kuatnya polarisasi selama dua periode sebelumnya. Proses demokrasi yang seharusnya menjadi wadah aspirasi rakyat, justru membawa kita pada perdebatan filsafat yang lebih dalam. Dalam pemikiran literalisme, saya menggambarkan betapa kompleksnya dampak pemilu yang akan datang, tidak hanya dalam ranah materialisme dan idealisme, tetapi juga pada suatu tataran yang irrasional.

Syahiduz Zaman (Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sedang studi doktoral Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya)

Materialisme dan idealisme selama ini menjadi dua kacamata utama dalam melihat realitas politik. Materialisme mengacu pada pandangan bahwa segala sesuatu dipengaruhi oleh aspek materi dan ekonomi, sementara idealisme lebih menekankan pada kekuatan ide dan gagasan. Namun, Pemilu 2024 yang akan datang menunjukkan bahwa kedua paradigma ini tidak lagi mencukupi untuk menjelaskan fenomena yang terjadi. Maka, perlu adanya kacamata ketiga, yaitu vitalisme, yang mengakui adanya aspek irrasional dalam realitas politik.

Fenomena irrasional yang dimaksud tidak bisa dilihat sebagai tumbal (victimization) semata. Ada kemungkinan bahwa fenomena ini merupakan turunan dari korban (victim), yang jelas memiliki dampak yang mengerikan. Pemikiran literal saya, mengidentifikasi tiga turunan dari korban, yaitu pengorbanan (sacrifice), korban dari kesalahan (spacegoat), dan pembantaian (hecatomb). Atau, mungkin saja fenomena ini merupakan proses victimization, yaitu tumbal. Tentunya, hanya Tuhan yang tahu jawaban pastinya.

Dalam konteks Pemilu 2024, pengorbanan bisa diartikan sebagai tindakan yang dilakukan demi mencapai tujuan politik tertentu, seperti pencalonan, pemenangan, atau bahkan penggulingan. Korban dari kesalahan menggambarkan situasi di mana seseorang menjadi korban akibat kesalahan yang dilakukan oleh pihak lain, seperti manipulasi suara atau penyebaran fitnah. Sementara itu, pembantaian mencerminkan aksi kekerasan fisik atau psikologis yang terjadi sepanjang pemilu, seperti terorisme, intimidasi, dan ancaman.

Ketiga turunan korban ini menunjukkan bahwa pemilu telah menciptakan dampak yang jauh lebih luas dan mendalam dari yang kita sadari. Dalam menghadapi fenomena irrasional ini, kita perlu melampaui batasan materialisme dan idealisme. Kita harus mencari pemahaman yang lebih komprehensif tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan bagaimana kita bisa menangani dampak negatifnya.

Salah satu cara untuk mengatasi fenomena irrasional ini adalah dengan memperkuat sistem demokrasi kita. Kita perlu memastikan bahwa mekanisme pemilu dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta mencegah manipulasi dan penyalahgunaan kekuasaan. Selain itu, kita juga harus menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses demokrasi yang sehat dan inklusif.

Kita juga perlu meningkatkan kualitas pendidikan politik bagi masyarakat. Pemahaman yang baik tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta mekanisme politik yang berlaku, akan membantu masyarakat untuk lebih bijaksana dalam mengambil keputusan politik. Pendidikan politik yang baik akan memberikan dasar yang kuat bagi masyarakat untuk menghadapi fenomena irrasional dalam politik dan mencegah terjadinya polarisasi yang merugikan.

Selain itu, peran media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat dan seimbang sangat penting dalam menangani fenomena irrasional. Media harus mampu menjaga integritasnya dalam memberikan informasi, sehingga masyarakat dapat memiliki pandangan yang lebih objektif tentang realitas politik yang ada. Dengan demikian, media massa dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mencegah penyebaran hoaks, fitnah, dan isu negatif lainnya.

Kesimpulan

Penting bagi kita untuk senantiasa menjaga sikap kritis dan terbuka dalam menyikapi berbagai isu politik. Kita perlu saling menghargai perbedaan pandangan dan menyadari bahwa politik tidak melulu tentang menang dan kalah. Keberagaman pendapat dan gagasan merupakan aspek penting dalam proses demokrasi, yang justru dapat menjadi kekuatan kita dalam menghadapi fenomena irrasional.

Dalam menghadapi Pemilu 2024 yang disinyalir akan dipenuhi fenomena irrasional, kita harus bersatu dan bekerja sama untuk mengatasi dampak negatifnya. Kita harus melampaui batasan materialisme dan idealisme, serta mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang realitas politik. Hanya dengan begitu, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia.

Dalam menghadapi tantangan ini, kita harus mengingat bahwa Indonesia adalah negara yang plural dan multikultural, dengan keberagaman yang menjadi kekuatan kita. Melalui toleransi, keadilan, dan kebersamaan, kita dapat mengatasi fenomena irrasional dalam politik dan memastikan bahwa proses demokrasi kita tetap sehat dan inklusif untuk seluruh rakyat Indonesia. Wallahu a’lam.

Tags: Filsafat PolitikPemilu 2024
SendShare9Share
Syahiduz Zaman

Syahiduz Zaman

Related Posts

Abdillah U. Djawahir, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat, Malang
Opini

Rasionalitas Kahnemanian dan Pengembangan Ekosistem Investasi Keris

by Abdillah
25 November 2025
87
Puasa sebagai Aktivasi Nyawiji
Opini

Menyembelih Ego: Spiritualitas Kurban dalam Prespektif Lelaku Jawa

by Abdillah
6 Juni 2025
42
Wahyu Eko Setiawan/ Sam WES Pendiri Sekolah Pancasila
Opini

Madyopuro Mangano adalah Ruang dan Waktu

by Wahyu Eko Setiawan
10 April 2025
42
Akar Rumput Menjadi Solusi Pembangunan Daerah Kota Malang
Opini

Akar Rumput Menjadi Solusi Pembangunan Daerah Kota Malang

by Andik Candra
13 Maret 2025
79
Puasa sebagai Aktivasi Nyawiji
Opini

Puasa sebagai Aktivasi Nyawiji

by Abdillah
9 April 2024
79

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dok. Humas Unira Malang

Rektor Unira dan Kadisparbud Berangkatkan Mahasiswa KKN-T Berbasis Desa Wisata

12 Januari 2026
50
Dok. Istimewa

Unira Malang Dorong Pendidikan Inklusif lewat Kreasi, Edukasi, dan FGD Pendampingan ABK

30 Desember 2025
57
Kepala Diskopindag Kota Malang Siap Memfasilitasi Expo Ekosistem Maslahat

Kepala Diskopindag Kota Malang Siap Memfasilitasi Expo Ekosistem Maslahat

27 Desember 2025
35
Pemateri Workshop Videografi, Eko Hari Suwito, ST (Hypno Media Creative) Didampingi Almaida, MPd Bersama Tim LPPM Unira Malang dan Mahasiswa

Mahasiswa KKN Desa Wisata 2026 Unira Malang Antusias Mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Videografi

23 Desember 2025
32
KKNT Unira Malang 2026 Berbasis Desa Wisata

Rektor Unira dan Disparbud Kabupaten Malang Berikan Pembekalan kepada DPL dan Mahasiswa KKN Desa Wisata

22 Desember 2025
44

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home

© 2025 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema