Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
  • Beranda
  • Balaikota
  • Pendidikan
  • Opini
  • Hotel dan Resto
  • Tentang
No Result
View All Result
Seputar Malang
No Result
View All Result
Home Opini

Ya Cholil, Ya Dhuyuf al-Rahman

Ahmad Inung by Ahmad Inung
5 Juli 2023
A A
0
Gus Yaqut

Gus Yaqut

0
SHARES
29
VIEWS
Bagi di WhatsappBagi di Facebook

SeputarMalang.Com – Video itu hanya berdurasi beberapa detik. Tampak di dalamnya wajah Gus Menteri, Yaqut Cholil Qoumas, berpakaian petugas haji. Wajahnya tampak gusar. Kekesalannya tak bisa ditutupi. Beberapa detik kemudian, suara baritonnya keluar, “Gak usah bicara kompensasi dengan kami. Kita gak butuh kompensasi.”

Itu adalah gelegar Guntur. Tuntutan yang keluar dari bibir dari seorang yang hatinya dipenuhi kemarahan adalah guruh yang muncul di langit kelam. Tak ada yang bisa diharapkan selain tumpahnya hujan yang akan menjadi banjir. Tahukah kalian kekuatan air yang telah menjadi banjir? Tembok sekokoh apa yang bisa menahannya?

Sebuah tuntutan yang tidak lagi mau menerima kompensasi adalah sebuah kemutlakan. Tak ada tawar menawar. Semua harus dipenuhi. Tidak ada alasan pengurangan. Tidak juga alasan penundaan. Semua harus menepati janji.  “Bukan nanti! Sekarang!” Begitulah gelegarnya.

Tampak semua wajah meriut. Suara-suara tercekat di tenggorokan, harus dikeluarkan ataukah ditelan kembali?

*

Itu adalah short video yang saat ini sedang viral tentang kemarahan Gus Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, kepada penyedia layanan jamaah haji Indonesia. Mungkin banyak yang tidak tahu, apa yang terjadi di balik kemarahan itu.

Gus Yaqut
Gus Yaqut

Mungkin banyak dari Anda membatin, bukankah itu merendahkan marwah seorang menteri? Mengapa dia tidak menjaga citranya sebagai menteri sehingga menumpahkan kemarahannya di depan orang-orang yang “gak level” dengannya?

Dalam berbagai kesempatan, Gus Men menasihati kami, “Jangan letakkan martabat di atas jabatan”. Baginya, martabat seseorang sama sekali tidak ditentukan dari jabatannya. Dengan jabatan, mungkin seseorang akan dihormati, bahkan kakinya dijilati oleh orang-orang di sekitarnya. Tapi apakah dengan sendirinya dia manusia terhormat? Belum tentu. Kehormatan seseorang ditentukan dari tindakannya, bukan jabatannya. Jabatan seseorang akan menjadi kehormatan bagi orang tersebut jika dia menjalankan fungsi jabatannya dengan profesional dan amanah.

Dalam menyiapkan haji tahun ini, Gus Menteri berkali-kali langsung terbang ke Arab Saudi. Bukannya dia tidak percaya dengan para pejabat bawahannya yang mengurusi bidang ini. Besarnya harapan untuk memastikan bahwa penyelenggaraan haji berjalan baik, para dhuyuf al-rahman (tamu Allah) terlayani dengan memuaskan, membuatnya tidak bisa melepaskan begitu saja persiapan haji. Dia mengerahkan hampir seluruh sumber daya yang dimiliki untuk memastikan seluruh pelaksanaan haji tahun ini berjalan baik.

Ketika dia langsung turun ke lapangan memimpin anak buahnya melakukan persiapan haji, dia tahu secara langsung bahwa haji tidak semata-mata ibadah. Bagi para dhuyuf al-rahman, haji adalah sebuah panggilan Allah. Berangkat haji adalah ibadah kesempurnaan. Nilainya tak bisa dinyatakan dengan kata-kata. Tapi bagi para pelaku bisnis, pelaksanaan haji bisa jadi hanya urusan keuntungan ekonomi.

SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy SSB Malang Batu Wajib Merapat! Liga Grassroots 2026 Berhadiah Beasiswa STY Football Academy
ADVERTISEMENT

Menghadapi hal seperti ini bukan perkara mudah. Itulah yang membuat Gus Men sejak awal langsung mendampingi anak buahnya. Dalam melakukan ini, dia langsung menghadapi berbagai tekanan, paksaan, dan alotnya negosiasi.

Ketika menjadi petugas haji, saya masih ingat pesan yang terus-menerus disampaikan. “Jamaah haji yang ada di Tanah Suci ini anggaplah mereka ibu kita, bapak kita, saudara kita, adik kita, kakak kita, sehingga secara total kita bisa memberikan pelayanan kepada mereka dengan baik.” Kepada para petugas haji, sejak awal dia menegaskan bahwa dia tidak akan ragu memulangkan petugas yang tidak bisa bekerja baik dalam melayani para tamu Allah.

Apakah hasilnya sempurnya? Tidak. Tidak akan ada hasil sempurna sekuat apapun kita telah bekerja. Tapi hidup ini pilihan. Di depan kita selalu tersedia tiga pilihan. Pertama, menyepi di gua, tinggalkan segala urusan. Jika ini yang kita pilih, tangan kita tetap bersih. Bahkan mungkin tak ada sebutir debu pun yang mengotori kita. Apapun yang terjadi, tak akan ada orang yang menilai kita.

Kedua, menjadi penonton di pinggir gelanggang. Membiarkan orang lain mengambil tanggung jawab dalam permainan. Kalau kita memilih peran ini, kita bebas bersorak sorai, memuji, bahkan mengolok. Apapun kata penonton, penonton “tak pernah salah”. Tapi kita hanyalah penonton, bukan pemain yang menentukan permainan.

Ketiga, memanggul mandat dan mengambil peran. Jika kita memilih sebagai pemanggul mandat dan pengambil peran, maka mari lakukan yang terbaik yang bisa dilakukan. Tidak perlu berharap pujian. Yang melihat kita tak selamanya berharap kita berhasil. Di luar sana, selalu ada orang-orang yang menunggu kesalahan kita. Mereka melihat kita bukan untuk memberi dukungan, tapi mencari waktu untuk mengolok, mencela, dan memaki.

Di akhir tulisan ini, saya ingin mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air, wahai dhuyuf al-rahman (Tamu Allah). Kalian telah menyempurnakan Islam kalian. Berhaji adalah peneguhan tauhid. Berhaji adalah menapaktilasi kehidupan Bapak Tauhid kita, Nabiyullah Ibrahim, sang Cholilurrahman (Kekasih Allah).[]

Tags: Gus YaqutIbadah Haji
SendShareShare
Ahmad Inung

Ahmad Inung

Related Posts

Abdillah U. Djawahir, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat, Malang
Opini

Keris pada Persimpangan Pusaka dan Investasi

by Abdillah
19 April 2026
35
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Malang Kota Musproh

by Wahyu Eko Setiawan
13 April 2026
65
Vicky Arief Herinadharma - Praktisi Ekonomi Kreatif | Ketua Harian ICCN
MCC

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

by Kontributor
13 April 2026
148
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

14 Tahun SMC dan Jaringan Ghost Writer

by Wahyu Eko Setiawan
6 Maret 2026
33
Wahyu Eko Setiawan, SP.., Media Massa Strategist
Opini

Mbrujul Kota Malang

by Wahyu Eko Setiawan
4 Maret 2026
23

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

Pamerkan 28 Karya Upcycle dan Luncurkan Buku, Hotbottles Resmikan Komunitas Garbage Designer Malang

28 April 2026
8
Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

Mencari Bibit Srikandi Lapangan Hijau Malang: Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
161
MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

MCC: Beban APBD atau Investasi Masa Depan Malang? Ini Kata Praktisi Ekraf

26 April 2026
38
Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

Jamin Kepastian Tata Ruang, Bakorwil III Kawal Penegasan Batas Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

26 April 2026
23
Semarak 500 Rampag Barong dan Atraksi Jaranan pada Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

TosanAji.id Dukung Perayaan Hari Keris Nasional 2026 di Trenggalek

20 April 2026
10

Browse by Category

  • Agenda Even
  • Agenda Kampus
  • Agenda Sekolah
  • ASBF Malang Raya
  • Balaikota
  • Batu
  • Berita Kampus
  • Berita Sekolah
  • Bisnis
  • Blok
  • Blok Premium A
  • Blok Slider
  • Ekonomi
  • Hotel dan Resto
  • Jatim
  • Kab Malang
  • Kawan PMI
  • Kota Malang
  • Lifestyle
  • MCC
  • Nahdlatul Ulama
  • Nasional
  • Objek Wisata
  • Opini
  • Organisasi & Komunitas
  • Pekerja Migran Indonesia
  • Pelayanan Publik
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pendopo
  • Perbankan
  • Pilihan Redaksi
  • Properti
  • Seni Budaya
  • Seputar Halokes
  • Seputar Inklusi
  • Seputar Kampus
  • Sosial
  • Sosok
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Wisata
  • World
Seputar Malang

Situs Informasi dan Berita Seputar Malang Raya

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema

No Result
View All Result
  • Home
  • Kota Malang
  • Kab Malang
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang

© 2026 Seputar Malang - Mengawal Bhumi Arema